KENDALMU.OR.ID – Kepengurusan baru Pimpinan Daerah Ikatan Guru Aisyiyah Bustanul Athfal (PD IGABA) Kabupaten Kendal periode 2025–2030 ditantang menunjukkan prestasi dan meningkatkan kinerja organisasi setelah resmi dikukuhkan di Gedung DPRD Kendal, Sabtu (4/7/2026).
Ketua Pimpinan Wilayah (PW) IGABA Jawa Tengah, Nursih, menegaskan pengurus yang baru dilantik harus mampu menjaga nama baik organisasi sekaligus memperkuat kemandirian IGABA agar tetap menjadi organisasi yang diperhitungkan.
“Pengurus yang baru harus mampu membawa nama baik IGABA. Dengan kemandirian yang dimiliki, IGABA harus tetap diperhitungkan keberadaannya,” tegas Nursih.
Pelantikan Ketua PD IGABA Kabupaten Kendal periode 2025–2030 Aisyah Titik Purwanti beserta jajaran dilakukan oleh Ketua Majelis PAUD Dikdasmen Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Kendal, Dian Rahmawati.
Prosesi tersebut disaksikan Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kendal KH Ikhsan Intizam, Ketua PW IGABA Jawa Tengah Nursih, serta sejumlah tamu undangan.
Menurut Nursih, kepengurusan baru tidak cukup hanya menjalankan roda organisasi, tetapi harus mampu menghadirkan kinerja yang lebih baik dibandingkan periode sebelumnya.
Hal itu dapat diwujudkan melalui kekompakan antarpengurus, budaya saling mengingatkan, membangun chemistry, serta memperkuat kolaborasi.
“Kinerja pengurus harus lebih besar lagi. Saling mengingatkan, ciptakan chemistry, dan terus berkolaborasi agar organisasi semakin maju,” katanya.
Ia juga meminta seluruh pengurus mempelajari buku program kerja sebagai pedoman organisasi.
Program kerja di tingkat daerah harus mengacu pada program kerja Pimpinan Pusat dan Pimpinan Wilayah, kemudian disesuaikan dengan kebutuhan serta kondisi daerah masing-masing.
Selain itu, Nursih mendorong pengurus segera menyelesaikan administrasi organisasi, termasuk pembuatan rekening, ATM, dan mobile banking untuk mendukung transparansi pengelolaan keuangan. Pengurus juga diminta tidak ragu menyampaikan ide, usul, dan saran demi kemajuan organisasi.
“IGABA harus terus eksis, bersinergi, dan menjalin kerja sama dengan berbagai mitra. Dengan begitu, organisasi akan semakin kuat dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari mengajak guru-guru TK Aisyiyah menjadi teladan bagi peserta didik.
Menurutnya, guru tidak hanya bertugas mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai keislaman yang moderat dan membangun karakter anak sejak usia dini.
“Guru harus menjadi role model bagi siswa. Dengan pendidikan karakter yang kuat, anak-anak akan tumbuh menjadi generasi yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, memiliki wawasan wasathiyah, serta tidak meremehkan syariat Islam,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kendal KH Ikhsan Intizam berharap Kabupaten Kendal segera memiliki taman kanak-kanak unggulan seperti yang telah dikembangkan di Yogyakarta.
“Insyaallah pada tahun 2027 Kabupaten Kendal sudah memiliki TK unggulan yang mampu menjadi kebanggaan masyarakat,” pungkasnya. (fur)
