KENDALMU.OR.ID – Cara berbeda dilakukan SMK Muhammadiyah 3 Weleri dalam memperkuat pendidikan karakter bagi tenaga pendidik dan kependidikan.
Seluruh guru dan karyawan sekolah tersebut mengikuti kegiatan nonton bareng film Children of Heaven di Bioskop Aneka Jaya Kendal, Senin (22/6/2026).
Kegiatan yang dikemas dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan itu menjadi sarana refleksi nilai-nilai kemanusiaan sekaligus penguatan karakter bagi seluruh warga sekolah.
Untuk mendukung kegiatan tersebut, pihak sekolah melakukan pemesanan khusus satu studio sehingga seluruh peserta dapat menyaksikan film secara bersama-sama.
Nonton bareng ini juga dikemas sebagai special screening film Children of Heaven, adaptasi karya sutradara Iran, Majid Majidi, yang dikenal luas melalui karya-karya bertema kemanusiaan.
Film ini telah mendapat perhatian global dan kerap dijadikan bahan kajian pendidikan karakter di berbagai negara.
Di Indonesia, kisah tersebut juga diadaptasi dalam versi tersendiri oleh sutradara Hanung Bramantyo, yang turut memperkuat popularitas cerita ini di kalangan penonton nasional.
Film tersebut mengisahkan perjuangan kakak beradik, Ali dan Zahra, yang hidup dalam keterbatasan ekonomi di kota Tehran.
Cerita bermula ketika Ali tanpa sengaja kehilangan sepatu milik Zahra.
Karena kondisi keluarga yang serba kekurangan, keduanya sepakat berbagi satu pasang sepatu untuk tetap bisa bersekolah secara bergantian setiap hari.
Keterbatasan itu menuntut mereka mengatur waktu dengan ketat agar tidak terlambat ke sekolah, sekaligus memperlihatkan keteguhan dan kasih sayang dalam keluarga.
Melalui alur sederhana tersebut, film ini menghadirkan pesan tentang kejujuran, tanggung jawab, kerja keras, pengorbanan, serta solidaritas antaranggota keluarga.
Salah satu guru SMK Muhammadiyah 3 Weleri, Wahyuningsih, mengatakan bahwa pemilihan film tersebut bertujuan memberikan pengalaman belajar yang menyentuh aspek emosional dan kemanusiaan.
“Film ini mengajarkan rasa syukur, ketulusan, kerja keras, dan kepedulian terhadap sesama. Nilai-nilai ini penting untuk terus ditanamkan kepada peserta didik maupun tenaga pendidik,” ujarnya.
Selama pemutaran film, suasana studio berlangsung khidmat.
Para penonton tampak larut dalam kisah perjuangan Ali dan Zahra yang sederhana namun penuh makna kehidupan.
Kepala SMK Muhammadiyah 3 Weleri, Maulana Malik Ibrohim, menegaskan bahwa pendidikan karakter tidak hanya dibangun di ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman yang menggugah empati.
“Pendidikan karakter adalah fondasi utama. Setiap kegiatan harus memberi nilai positif dan manfaat nyata bagi seluruh warga sekolah,” tegasnya.
Film ini sendiri dikenal luas sebagai salah satu film keluarga terbaik dunia dan pernah masuk nominasi Academy Awards, memperkuat posisinya sebagai karya penting dalam sinema kemanusiaan. (fur)
