KENDAL, KENDALMU.OR.ID – Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari menyambut kunjungan puluhan guru besar Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam rangka penguatan kolaborasi riset dan hilirisasi inovasi di daerah, Rabu (6/5/2026).
Pertemuan ini menandai langkah serius pemerintah daerah dalam mendorong pemanfaatan hasil riset akademik untuk peningkatan ekonomi masyarakat.
Didampingi sejumlah pemangku kepentingan, Bupati menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam mempercepat pembangunan berbasis inovasi.

“Setelah ini kita akan berdiskusi lebih lanjut dan ke depan harus ada sinergi nyata untuk menjadikan Kabupaten Kendal lebih maju. Kami masih membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk UGM,” tegas Bupati.
Ketua Dewan Guru Besar UGM, Prof Muhammad Baiquni, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut melibatkan sekitar 40 guru besar dalam rangka kegiatan academic leadership training.
Ia menekankan komitmen UGM untuk menghadirkan solusi berbasis riset yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Kami ingin hasil riset tidak berhenti di kampus, tetapi bisa dihilirisasi dan dimanfaatkan oleh masyarakat. Ini bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi,” ujarnya.
Salah satu inovasi yang menjadi perhatian adalah konsep “Ayam Telur Bahagia”, sebuah metode peternakan ayam petelur yang mengedepankan kesejahteraan hewan.
Dalam konsep ini, ayam tidak ditempatkan di kandang sempit, melainkan diumbar dan diberi perlakuan khusus seperti pakan berkualitas serta stimulasi suara.
“Potensi produksi telur di Kendal sangat besar. Dengan inovasi ini, kami ingin meningkatkan nilai tambah sehingga produk telur dari Kendal bisa lebih kompetitif di pasar,” tegas Baiquni.

Ia menambahkan, hasil riset tersebut akan segera didiskusikan dengan dinas terkait untuk diimplementasikan secara bertahap.
Sementara itu, Guru Besar Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM, Prof Didi Achjari, menilai keberadaan Kawasan Industri Kendal (KIK) menjadi magnet kuat bagi pengembangan riset terapan.
“Di Kendal sudah terlihat adanya link and match antara akademisi, pelaku usaha, dan pemerintah daerah. Ini menjadi fondasi penting untuk pengembangan ekonomi berbasis riset,” ujarnya.
Ia menegaskan, berbagai hasil riset di sektor industri, pertanian, perikanan, kehutanan, hingga peternakan memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih luas guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kendal secara berkelanjutan. (fur)
