KENDALMU.OR.ID. Membangun kekompakan, memperkuat budaya kerja, sekaligus menyegarkan semangat pelayanan.
Itulah semangat yang dibawa Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kendal saat menggelar Capacity Building bagi pegawai Gedung Dakwah Muhammadiyah Kendal di Serayu Rafting, Banjarnegara, Sabtu (25/7/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi Maju, Profesional, Modern (MPM) untuk membentuk sumber daya manusia yang profesional, adaptif, dan memiliki arah gerak yang sama dalam menjalankan amanah persyarikatan.
Sebanyak 28 pegawai dari berbagai majelis dan lembaga mengikuti kegiatan tersebut. Mereka berasal dari Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Nonformal (PNF), Lazismu Kendal, Kantor Ar Rahmah, serta Majelis Ekonomi, Bisnis, dan Pariwisata (MEBP).
Tidak hanya mendapatkan penguatan tim, para peserta juga mengikuti aktivitas rafting yang dirancang untuk membangun komunikasi, kepemimpinan, kerja sama, dan kepercayaan antarpegawai.

Suasana penuh kebersamaan terlihat sepanjang kegiatan yang dikemas dengan pendekatan santai namun bermakna.
Manajer Eksekutif PDM Kendal, Isnaini Syahid Nur Rohman, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar agenda penyegaran, tetapi bagian dari strategi organisasi dalam membangun budaya kerja yang kuat.
“Keberhasilan MPM tidak hanya bergantung pada seorang manajer. Yang paling penting adalah seluruh staf memiliki pola pikir, visi, dan budaya kerja yang sama sehingga mampu bergerak sebagai satu tim untuk mencapai target organisasi,” tegas Syahid.
Menurutnya, organisasi yang kuat harus ditopang oleh sumber daya manusia yang memiliki komitmen bersama.
Kesamaan visi dan kualitas pelayanan menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Muhammadiyah.
“Setiap pegawai Gedung Dakwah Muhammadiyah Kendal adalah wajah Muhammadiyah. Cara kita bekerja, melayani, dan berinteraksi dengan masyarakat akan mencerminkan nilai-nilai persyarikatan,” ujarnya.
Ia menambahkan, penerapan MPM harus dimaknai sebagai perubahan budaya kerja, bukan hanya sekadar memenuhi indikator administratif.
Karena itu, peningkatan kapasitas pegawai perlu dilakukan secara berkelanjutan agar organisasi semakin profesional dan responsif terhadap tantangan zaman.

Manajer Mina Sari, Chaerul Miftah, menilai kegiatan tersebut menjadi sarana efektif untuk mempererat hubungan antarkaryawan.
“Melalui kegiatan ini kami ingin membangun kebersamaan yang lebih kuat. Hubungan yang baik di luar pekerjaan akan berdampak positif terhadap koordinasi dan kerja sama saat menjalankan tugas di kantor,” katanya.
Senada, Manajer Lazismu Kendal, Aofi AN Surya Madani, menyebut kegiatan tersebut mampu memperkuat ukhuwah lintas majelis dan lembaga.
“Semakin kuat persaudaraan, semakin mudah membangun komunikasi, kolaborasi, dan semangat saling mendukung dalam menjalankan amanah persyarikatan,” tegas Aofi.
Sementara itu, staf eksekutif Sekretariat PDM Kendal, Dyah Anggraeni, menjelaskan kegiatan rihlah tersebut juga menjadi bentuk pemenuhan hak cuti pegawai di lingkungan kantor PDM Kendal dan lembaga terkait yang dikemas dalam kegiatan positif.
“Selama ini ada pegawai selalu disibukkan dengan kegiatan bahkan belum sempat mengambil hak cuti liburnya,” ujarnya.
Dyah berharap kegiatan sehari tersebut mampu memberikan energi baru bagi para pegawai.
Dengan pikiran yang lebih segar dan semangat yang kembali terbangun, seluruh pegawai diharapkan semakin siap menjalankan tugas dan mewujudkan target organisasi.
Melalui kegiatan ini, PDM Kendal optimistis budaya kerja yang kolaboratif, profesional, dan berorientasi pelayanan dapat semakin tumbuh.
Dengan SDM yang solid, Muhammadiyah Kendal terus berupaya menghadirkan tata kelola organisasi yang modern dan berkemajuan.(hid)
