KENDALMU.OR.ID. Semangat demokrasi mewarnai Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Kendal Batang (UMKABA).
Ratusan mahasiswa antusias mengikuti rangkaian Pemilihan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas FKIP UMKABA yang digelar di lingkungan kampus, Jumat (31/7/2026).
Pemilihan tersebut menjadi bagian dari upaya fakultas membangun budaya demokrasi, kepemimpinan, dan partisipasi aktif mahasiswa dalam organisasi kemahasiswaan.
Tiga mahasiswa tampil sebagai kandidat Ketua BEM Fakultas FKIP, yakni Tufatun Khasanah, Eva Lutfia Rahmah, dan Alisa Salsabila.
Sebelum pemungutan suara, ketiga calon memaparkan visi, misi, serta program kerja yang akan dijalankan apabila terpilih.
Mereka juga mengikuti debat terbuka yang berlangsung dinamis sebagai ajang menguji kapasitas kepemimpinan, kemampuan menyampaikan gagasan, serta solusi terhadap berbagai persoalan kemahasiswaan di lingkungan FKIP.
Mahasiswa dari berbagai program studi tampak aktif mengikuti jalannya debat. Mereka memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengenal lebih dekat karakter, komitmen, dan arah kebijakan yang ditawarkan masing-masing kandidat sebelum menentukan pilihan.

Setelah seluruh tahapan penyampaian visi-misi dan debat selesai, proses pemungutan suara dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.
Seluruh rangkaian pemilihan berlangsung tertib di bawah pengawasan panitia.
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Admisi, Kerja Sama, dan Alumni UMKABA, Utomo, mengapresiasi penyelenggaraan pemilihan Ketua BEM Fakultas FKIP yang dinilai menjadi sarana pembelajaran demokrasi bagi mahasiswa.
“Pemilihan Ketua BEM Fakultas bukan sekadar memilih pemimpin organisasi mahasiswa. Lebih dari itu, ini merupakan proses pendidikan demokrasi yang membentuk karakter kepemimpinan, kejujuran, sportivitas, tanggung jawab, dan kemampuan menghargai perbedaan pendapat. Siapa pun yang nantinya terpilih harus mampu merangkul seluruh mahasiswa dan menghadirkan program-program yang membawa manfaat bagi FKIP maupun UMKABA,” tegas Utomo.
Ia berharap tradisi demokrasi yang sehat terus tumbuh di lingkungan kampus sehingga mampu melahirkan pemimpin-pemimpin muda yang visioner, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap kemajuan organisasi mahasiswa.
Selama proses pemilihan berlangsung, ketiga kandidat juga berkomitmen menjaga suasana tetap kondusif dengan mengedepankan adu gagasan dan etika dalam berkontestasi.
Sikap tersebut dinilai mencerminkan kedewasaan mahasiswa dalam menjalankan proses demokrasi.
Melalui penyelenggaraan pemilihan Ketua BEM Fakultas FKIP ini, UMKABA kembali menegaskan komitmennya dalam membangun organisasi kemahasiswaan sebagai wadah pengembangan kepemimpinan, penguatan karakter, dan peningkatan kompetensi mahasiswa menuju kampus yang unggul, Islami, inovatif, serta berkontribusi bagi masyarakat. (ut)
