KENDALMU.OR.ID. Sebanyak 645 siswa baru SMK Muhammadiyah 2 Boja mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027 dengan konsep pembentukan karakter, kemandirian, dan penguatan nilai Kemuhammadiyahan.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang pengenalan sekolah, tetapi juga menjadi langkah awal menyiapkan generasi berkemajuan.

Kepala SMK Muhammadiyah 2 Boja, Nur Khirin, mengatakan pelaksanaan MPLS tahun ini mengacu pada Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026 serta pedoman Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
Konsep yang diusung mengedepankan sekolah ramah anak, ramah lingkungan, aman, nyaman, dan menyenangkan.
“Dasar utama pelaksanaan MPLS tahun ini adalah Permendikdasmen Nomor 12 Tahun 2026. Selain itu juga ada arahan dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah agar MPLS berjalan ramah anak, aman, nyaman, dan menyenangkan,” kata Nur Khirin.
Menurutnya, MPLS di sekolah Muhammadiyah memiliki ciri khas dengan adanya Forum Ta’aruf dan Orientasi Siswa (Fortasi).

Melalui kegiatan tersebut, siswa tidak hanya mengenal lingkungan sekolah, tetapi juga memahami nilai organisasi Muhammadiyah dan dipersiapkan menjadi kader persyarikatan.
“Di sekolah Muhammadiyah kita tidak hanya MPLS, tetapi juga ada Fortasi. Anak-anak dikenalkan budaya sekolah sekaligus disiapkan menjadi kader melalui kegiatan semi kepemimpinan dan organisasi,” ujarnya.
Pelaksanaan MPLS berlangsung selama lima hari.
Tiga hari pertama difokuskan pada pengenalan lingkungan sekolah, sedangkan dua hari berikutnya diisi orientasi tentang Kemuhammadiyahan.

Ketua Panitia MPLS, Lina Murniasih, menjelaskan materi yang diberikan meliputi pengenalan sekolah, budaya positif, bijak bermedia sosial, profil pelajar Muhammadiyah berkemajuan, tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat, serta membangun hubungan positif dengan teman.
“Kegiatan ini berlangsung lima hari, Senin sampai Jumat. Selain mengenalkan sekolah, kami juga membentuk karakter dan budaya positif siswa baru,” jelas Lina.
Dalam kegiatan tersebut, sekolah menggandeng sejumlah pihak eksternal. Puskesmas memberikan edukasi kesehatan, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga layanan Satu Sehat.
Sementara Polsek Boja dan Koramil memberikan materi tentang disiplin, bahaya narkoba, judi online, serta pembangunan karakter.
Unsur Al-Islam dan Kemuhammadiyahan juga menjadi materi utama. Organisasi otonom Muhammadiyah turut dilibatkan untuk mengenalkan gerakan Muhammadiyah kepada peserta didik baru.

Sebanyak 645 siswa mengikuti MPLS tahun ini, terdiri dari 440 siswa laki-laki dan 205 siswa perempuan.
Mereka berasal dari enam program keahlian, yakni Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Teknik Audio Video (TAV), Desain dan Produksi Busana (DPB), Lembaga Perbankan Syariah (LPS), serta Teknik Sepeda Motor (TSM).
“Mereka kita bagi dalam 12 kelompok dengan ruang kelas yang cukup untuk penyampaian materi,” ujarnya.
Pihak sekolah berharap MPLS menjadi pintu awal bagi siswa baru untuk merasa nyaman, mengenal budaya sekolah, dan siap menjalani pendidikan di SMK Muhammadiyah 2 Boja.
“Harapannya MPLS ini meningkatkan layanan penyambutan siswa baru dan membuat mereka semakin semangat belajar di SMK Muhammadiyah,” pungkas Lina (fur)
