KENDALMU.OR.ID– Kebaikan tidak seharusnya berhenti pada orang yang menerimanya.
Pesan itu mengemuka dalam Pengajian Ahad Pagi Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Ngampel yang mengajak jamaah meneruskan nilai-nilai kebaikan kepada keluarga, generasi muda, hingga masyarakat di sekitarnya.
Pengajian digelar di Aula Kecamatan Ngampel, Ahad (30/8/2026), dengan menghadirkan Bendahara PCM Ngampel, Ustaz Musyafak, sebagai penceramah. Kegiatan diikuti anggota PCM serta pegawai Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).
Mengangkat tema “Estafet dalam Menyampaikan Hal-Hal Baik untuk Mendapatkan Kebahagiaan”,

Musyafak mengajak jamaah melihat kembali perjalanan manusia sejak bayi, anak-anak, remaja, dewasa hingga lanjut usia.
Setiap fase kehidupan, katanya, memiliki pengalaman suka maupun duka yang harus disikapi secara bijak.
Menurutnya, berbagai kebaikan yang diperoleh seseorang dari orang tua, guru maupun lingkungan tidak boleh berhenti pada dirinya.
Nilai tersebut harus diteruskan kepada orang lain sehingga manfaatnya terus mengalir.
“Kebaikan yang kita terima jangan berhenti pada diri sendiri. Teruskan kepada orang lain seperti tongkat estafet agar manfaatnya sampai kepada generasi berikutnya,” ujar Musyafak.
Ia juga mengingatkan jamaah untuk memperbanyak rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT. Salah satunya dengan berpedoman pada Surat Ibrahim ayat 7 yang menjelaskan janji Allah untuk menambah nikmat bagi orang-orang yang bersyukur.

Menurut Musyafak, kesempatan menjalankan agama merupakan nikmat besar yang patut disyukuri. Karena itu, selama masih diberi kesempatan dan kemampuan, jamaah didorong menjaga ibadah wajib maupun sunnah.
Kesehatan juga menjadi nikmat penting. Dengan tubuh sehat, seseorang dapat bekerja, beraktivitas, sekaligus menjalankan ibadah.
“Sehat wal afiat. Sehat itu tubuh kita tidak memiliki penyakit, sementara afiat lebih daripada itu untuk membuat manfaat,” jelasnya.
Musyafak turut mendorong jamaah agar bahagia dalam menuntut ilmu. Menurutnya, belajar tidak mengenal batas usia. Ilmu menjadi bekal untuk meningkatkan derajat sekaligus menjalani kehidupan secara lebih baik.
Selain kesehatan dan ilmu, rezeki juga perlu disyukuri dan dimanfaatkan secara tepat agar manfaatnya tidak hanya dirasakan diri sendiri, tetapi juga orang lain.
Di akhir kajian, Musyafak mendoakan seluruh jamaah senantiasa memperoleh kebahagiaan. Ia berharap pesan kebaikan terus berestafet, dari orang tua kepada remaja, dari remaja kepada adik-adiknya, hingga keluarga dan masyarakat luas. (rio)
