KENDALMU.OR.ID. Kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Kendal terus diperkuat dengan melibatkan generasi muda sebagai penggerak utama.
Komitmen itu ditegaskan melalui kegiatan Ngopi Bersama FKUB ke-4 sekaligus Pelantikan Generasi Muda Forum Kerukunan Umat Beragama (GM FKUB) Kabupaten Kendal masa khidmat 2026–2030 di Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kendal, Rabu (26/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat komunikasi lintas agama sekaligus memastikan estafet gerakan kerukunan tidak berhenti pada tokoh-tokoh senior.
Generasi muda dari berbagai latar belakang agama dan organisasi didorong tampil sebagai bagian penting dalam menjaga persatuan, toleransi, serta kondusivitas masyarakat.
Ketua FKUB Kabupaten Kendal, KH. Sajidin Noor, menyampaikan selamat kepada jajaran GM FKUB yang baru dilantik. Ia meminta seluruh pengurus menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Saya ucapkan selamat berkhidmat. Semoga Tuhan selalu memberkahi kita semua,” ujar KH. Sajidin Noor.
Menurutnya, pembentukan GM FKUB merupakan langkah strategis untuk membangun kesinambungan organisasi sekaligus memperkuat keterlibatan anak muda dalam menjaga kehidupan masyarakat yang harmonis.
“FKUB Kendal memandang perlu membentuk GM FKUB sebagai tangan kanan dan bagian dari lintas generasi. Saya berharap generasi muda dapat menjalankan roda organisasi, sehingga kehidupan masyarakat dapat terus berjalan berdampingan secara rukun, tenteram dan sejahtera,” tegasnya.
Kegiatan tersebut juga dihadiri jajaran pengurus FKUB Kendal dari berbagai unsur agama, yakni Islam, Kristen, Katolik, Konghucu, Hindu, dan Buddha.
Turut hadir Kepala Kesbangpol Kendal Alfebian Yulando, Sekretaris Kesbangpol Sugiarto, Kepala Bidang Ideologi dan Wawasan Kebangsaan serta Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya dan Agama Kardiyantomo, serta Subkoordinator Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya dan Agama Siti Lailatul Badriyah.
Kepala Kesbangpol Kendal, Alfebian Yulando, mengapresiasi pelaksanaan Ngopi Bersama FKUB ke-4 sekaligus pelantikan GM FKUB masa khidmat 2026–2030. Ia berharap kepengurusan baru membawa energi positif untuk semakin menghidupkan kegiatan FKUB di tengah masyarakat.
“Selamat atas pelantikan GM FKUB. Selamat berkhidmat dengan semangat yang baru. FKUB bisa menggerakkan dan menjalankan Ngopi Bersama yang ke-4 ini sekaligus melantik GM FKUB masa khidmat 2026–2030, meskipun tanpa anggaran,” kata Alfebian.
Ia menegaskan, Kesbangpol akan mendukung penguatan kelembagaan FKUB, termasuk rencana pengajuan kantor sekretariat.
“Nanti FKUB membuat surat untuk pengajuan kantor sekretariatan FKUB,” ujarnya.
Alfebian juga meminta FKUB dan GM FKUB aktif menjaga kondusivitas masyarakat. Menurutnya, upaya tersebut dapat dilakukan melalui komunikasi positif, baik di lingkungan masyarakat maupun media sosial.
“Saya harapkan teman-teman FKUB dan GM FKUB menjaga kondusifitas, baik lewat media maupun lingkungan sekitar. Tetap semangat dan jalin silaturahmi,” pesannya.
Kepada pengurus GM FKUB yang baru dilantik, Alfebian menitipkan tiga pesan utama sebagai bekal pengabdian, yakni “Siap Gerak, Tanpa Anggaran, dan Tetap Semangat.”
Pesan tersebut menegaskan bahwa gerakan kerukunan tidak semata-mata bergantung pada dukungan anggaran. Sebaliknya, kekuatan utama dapat dibangun melalui kepedulian, kreativitas, gotong royong, komunikasi, dan komitmen bersama.
Pengurus GM FKUB Kendal 2026–2030
Ketua GM FKUB Kendal dijabat M. Misbahul Anam dari PC Ansor. Wakil Ketua I Adi Purnawan dari Pemuda Muhammadiyah dan Wakil Ketua II Aditya Wisnu Wardana dari Katolik.
Posisi Sekretaris dipercayakan kepada Ali Mashal dari MUI Kabupaten Kendal. Wakil Sekretaris I Theodorus David Pamungkas dari Bamagnas dan Wakil Sekretaris II Naqiya Urba Diyani dari MUI.
Sementara anggota terdiri dari Afidatun Nikmah (Fatayat), Dahlan Nugroho (LDII), Muhammad Nuzulul Farqi (Pemuda Muhammadiyah), M. Ma’ruf Al Mubarok (Rifaiyah), Warsono (Katolik), Putri Hidayati (Nasyi’atul ‘Aisyiyah), Yoel Krisopras Yean Saputra (Bamagnas), Bintario Gibran Prasetya (Buddha), Ron Christian Kimtoro (Konghucu), Franeta Evelyn Febriza (Hindu), dan Bayu Nugroho (Ansor).
Dengan terbentuknya GM FKUB, FKUB Kendal berharap estafet gerakan kerukunan semakin kuat dan berkelanjutan.
Kolaborasi tokoh agama, pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dan generasi muda diharapkan menjadi kekuatan bersama untuk menciptakan Kendal yang rukun, toleran, aman, dan harmonis.
Ngopi Bersama FKUB ke-4 dan pelantikan GM FKUB akhirnya bukan sekadar agenda seremonial.
Kegiatan tersebut menjadi penegasan bahwa kerukunan harus dirawat melalui silaturahmi, dialog, dan aksi nyata, serta diwariskan kepada generasi berikutnya. (bayu)
