KENDALMU.OR.ID – Pemerintah Kabupaten Kendal mulai memperkuat operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) dengan menyerahkan 30 unit mobil pikap sebagai tahap pertama distribusi armada operasional, Kamis (2/7/2026), di Makodim 0715/Kendal.
Bantuan tersebut menjadi bagian dari pengadaan tiga jenis kendaraan, yakni pikap, truk, dan roda tiga (Viar), untuk mendukung distribusi barang serta pelayanan koperasi menjelang peluncuran tahap kedua pada 15 Juli.
Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, mengatakan armada tersebut akan menunjang 60 koperasi yang siap diluncurkan sebagai percontohan di Kabupaten Kendal.
Selain kendaraan, pemerintah juga memastikan kebutuhan barang dagangan di gerai koperasi akan terpenuhi sebelum peluncuran.
“Koperasi akan menjadi pusat pergerakan ekonomi desa sekaligus memotong rantai distribusi sehingga harga kebutuhan masyarakat bisa lebih murah,” tegas Bupati.
Menurutnya, koperasi akan berfungsi sebagai infrastruktur ekonomi desa yang menampung hasil pertanian, produk UMKM, hingga komoditas lokal sebagai offtaker.
Kehadiran koperasi juga diharapkan mendukung hilirisasi produk, bermitra dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG), serta membantu menjaga stabilitas harga di daerah.
Bupati mengungkapkan masih ada 122 desa yang belum dapat membangun koperasi karena terkendala status lahan, seperti Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), Lahan Sawah Dilindungi (LSD), Lahan Potensial Strategis (LPS), maupun lahan yang masih berdiri bangunan.
Pemkab Kendal telah berkoordinasi dengan Kementerian ATR/BPN, Perhutani, dan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) agar persoalan tersebut segera terselesaikan.
Sementara itu, Dandim 0715/Kendal, Letkol Inf. Ade Sohali, menyebut dari 286 desa dan kelurahan, sebanyak 153 desa telah memasuki tahap pembangunan koperasi. Sebanyak 93 desa telah rampung 100 persen dan 60 desa siap mengikuti launching pada 15 Juli.
“Waktu menuju peluncuran sangat singkat. Semua pihak harus bekerja ekstra agar koperasi benar-benar siap beroperasi,” ujarnya.
Salah satu penerima bantuan, Direktur BUMDes Penanggulan Kecamatan Pegandon, Ahmad Gozali, mengatakan armada baru akan dimanfaatkan untuk mendukung distribusi LPG 3 kilogram, pupuk bersubsidi, dan layanan antar gas bagi warga lanjut usia.
“Kami ingin BUMDes tidak hanya berjualan, tetapi juga memberikan pelayanan dengan mengantar gas melon langsung ke rumah warga yang membutuhkan,” katanya. (fur)
