KENDALMU.OR.ID – Ketua Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kendal, Taufik Husein, menegaskan RSI 2 Muhammadiyah Kendal harus berkembang menjadi pusat layanan kesehatan rujukan bagi masyarakat kawasan Plantungan, Pageruyung, Patean, dan Sukorejo atau yang ia sebut dengan akronim “Patung Paejo”.
Menurutnya, istilah itu tidak boleh berhenti sebagai singkatan yang mudah diingat, tetapi harus menjadi simbol hadirnya pelayanan kesehatan berkualitas di Kendal bagian atas.
Pernyataan tersebut disampaikan saat memberikan sambutan pada resepsi Milad ke-1 RSI 2 Muhammadiyah Kendal, Selasa (30/6/2026).
Taufik mengapresiasi capaian rumah sakit yang berhasil meningkatkan jumlah kunjungan pasien dan tingkat keterisian tempat tidur (Bed Occupancy Rate/BOR) dari 38 persen menjadi 45 persen selama tahun pertama operasional.
“Patung Paejo jangan hanya dikenal sebagai akronim yang terdengar unik. Kawasan ini harus dikenal karena memiliki pusat layanan kesehatan yang dipercaya masyarakat, yakni RSI 2 Muhammadiyah Kendal. Peningkatan BOR menunjukkan kepercayaan masyarakat terus tumbuh sehingga mereka tidak perlu lagi berobat ke luar daerah,” tegasnya.
Ia menyampaikan selamat atas Milad pertama RSI 2 Muhammadiyah Kendal sekaligus berharap rumah sakit tersebut terus berkembang menjadi institusi pelayanan kesehatan yang semakin kuat dan profesional.
Selain mengapresiasi capaian tersebut, Taufik mendorong manajemen rumah sakit memperkuat kinerja keuangan dengan menjaga EBITDA margin pada kisaran 10 hingga 20 persen sebagai fondasi keberlanjutan pengembangan layanan.
Ia juga menilai percepatan kerja sama dengan BPJS Kesehatan menjadi langkah strategis untuk memperluas akses pelayanan bagi masyarakat Kendal bagian atas.
Di samping itu, seluruh warga Muhammadiyah dan masyarakat diajak mendukung pengembangan rumah sakit, termasuk kebutuhan perluasan lahan demi meningkatkan kapasitas pelayanan di masa mendatang.
Menurut Taufik, pelayanan kesehatan merupakan bagian dari dakwah Muhammadiyah yang telah dirintis sejak lahirnya gerakan Penolong Kesengsaraan Oemoem (PKO) dan kini berkembang menjadi jaringan rumah sakit Muhammadiyah di berbagai daerah.
“Rumah sakit Muhammadiyah bukan hanya tempat mengobati penyakit, tetapi juga menghadirkan misi kemanusiaan. Teruslah berinovasi, tingkatkan mutu pelayanan, dan pegang teguh nilai-nilai Islam agar RSI 2 Muhammadiyah Kendal benar-benar menjadi kebanggaan masyarakat Patung Paejo dan Kendal,” pungkasnya. (fur)
