KENDALMU.OR.ID – Sedekah yang dilakukan secara ikhlas dan tanpa diketahui orang lain memiliki banyak keutamaan dalam pandangan Islam.
Pesan itu disampaikan Ustadz Muhammad Ro’uf dalam Pengajian Ahad Pagi yang digelar Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Ngampel di Aula Kecamatan Ngampel, Ahad (7/6/2026).
Kegiatan yang diikuti puluhan anggota PCM dan pegawai Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) tersebut mengangkat tema keutamaan sedekah sebagai wujud syukur atas nikmat Allah SWT.
Dalam kajiannya, Ustadz Ro’uf mengawali materi dengan mengajak jamaah merenungkan nikmat kesehatan yang sering terlupakan.
Menurutnya, rasa syukur tidak cukup diucapkan, tetapi harus diwujudkan melalui amal nyata, salah satunya dengan bersedekah.
“Jangan menunggu kaya untuk bersedekah. Sedekah adalah bentuk syukur yang nyata atas nikmat yang Allah berikan kepada kita,” tegasnya.
Ia menjelaskan bahwa sedekah memiliki cakupan yang luas.
Selain zakat yang hukumnya wajib dan infak yang berupa harta benda, sedekah juga mencakup segala bentuk kebaikan yang dilakukan seseorang.
“Sedekah tidak selalu berupa uang. Membantu tenaga untuk pembangunan masjid atau menata tempat pengajian juga termasuk sedekah,” ujarnya.
Ustadz Ro’uf kemudian memaparkan empat keutamaan sedekah yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi.
Pertama, sedekah dapat menjadi sebab tertolaknya bala atau musibah. Kedua, sedekah dapat menjaga seseorang dari akhir kehidupan yang buruk atau su’ul khatimah apabila musibah tetap terjadi.
Keutamaan ketiga, sedekah menjadi salah satu amalan yang menjauhkan pelakunya dari api neraka.
Ia mencontohkan kisah Sayyidah Aisyah yang memberikan tiga butir kurma terakhir kepada seorang ibu dan dua anak yang kelaparan, yang kemudian mendapat pujian dari Rasulullah SAW.
“Sedekah sekecil apa pun tidak akan sia-sia di hadapan Allah. Yang dinilai bukan jumlahnya, tetapi keikhlasannya,” katanya.
Sementara keutamaan keempat adalah balasan rezeki yang berlipat ganda. Ia mencontohkan kisah Sahabat Ali bin Abi Thalib yang memperoleh ganti berlipat setelah mendahulukan kebutuhan orang lain dibanding kepentingan keluarganya sendiri.
Melalui pengajian tersebut, PCM Ngampel berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial semakin tumbuh di tengah warga Muhammadiyah.
Nilai-nilai sedekah yang diajarkan diharapkan mampu memperkuat dakwah persyarikatan sekaligus menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. (rio)
