WELERI. KENDALMU.OR.ID — SMK Muhammadiyah 3 Weleri kembali membuka peluang kerja bagi lulusan muda melalui rekrutmen tenaga kerja bersama Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI), Selasa-Rabu (19-20/5/2026).
Ratusan peserta dari berbagai daerah memadati lokasi seleksi sejak pagi untuk memperebutkan peluang berkarier di industri otomotif nasional.
Rekrutmen tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah dalam memperkuat link and match antara dunia pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri.
Peserta yang mengikuti seleksi merupakan lulusan SMK tahun 2024 hingga 2026.

Ketua Bursa Kerja Khusus (BKK) SMK Muhammadiyah 3 Weleri, Khafidzin mengatakan, MMKI membuka kebutuhan sebanyak 30 tenaga kerja putra dan putri dari jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Teknik Sepeda Motor (TSM), serta Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM).
“Mereka akan ditempatkan di bagian body welding, assembling, quality control, dan final inspection,” tegasnya.
Khafidzin menyebut, kerja sama antara SMK Muhammadiyah 3 Weleri dengan MMKI selama ini berjalan positif.
Hingga kini, sekitar 50 alumni sekolah tersebut telah bekerja di perusahaan otomotif itu.
“Kami berharap semakin banyak lulusan yang terserap di MMKI dan mampu menunjukkan kompetensi terbaiknya di dunia industri,” ujarnya.

Kepala SMK Muhammadiyah 3 Weleri, Maulana Malik Ibrohim menambahkan, rekrutmen bersama MMKI rutin digelar dua hingga tiga kali setiap tahun sebagai bentuk kesinambungan kemitraan industri.
“Perekrutan biasanya dilakukan pada awal tahun, menjelang ujian sekolah, setelah tahun ajaran baru, hingga akhir tahun,” katanya.
Menurutnya, kesiapan lulusan didukung melalui program kelas industri dengan kurikulum yang telah disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.
“Seleksi dilakukan melalui ujian online, psikotes, tes fisik, hingga medical check up bagi peserta yang lolos tahap akhir,” tegas Maulana.
Salah satu peserta seleksi, Muhammad Rizki Saputra, mengaku optimistis dapat lolos hingga tahap akhir karena jurusan yang ditempuh sesuai kebutuhan industri otomotif.
“Saya bersyukur mendapat kesempatan mengikuti seleksi MMKI. Jurusan TKR yang saya ambil memang sangat dibutuhkan di perusahaan ini,” ujarnya. (fur)
