SUKOREJO, KENDALMU.OR.ID Derap langkah dan hentakan jurus memenuhi halaman SMP Muhammadiyah 4 Sukorejo, Jumat (30/1/2026).
Sekolah ini menggelar Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Tapak Suci Putera Muhammadiyah yang diikuti seluruh siswa kelas VIII.
Tak sekadar ujian bela diri, kegiatan ini menjadi ajang penggemblengan karakter, kedisiplinan, dan mental tangguh generasi muda Muhammadiyah.

Sejak pagi, para peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan ujian dengan tertib dan penuh semangat.
UKT merupakan agenda rutin sekolah sebagai bagian dari pembinaan siswa, khususnya dalam menanamkan nilai sportivitas, tanggung jawab, serta keteguhan sikap.
Rangkaian ujian meliputi tes fisik dan tes lisan. Pada tes fisik, siswa diuji kemampuan dasar Tapak Suci, ketahanan tubuh, serta ketepatan dan kerapian gerakan jurus.
Sementara tes lisan menitikberatkan pada pemahaman materi ke-Tapak Suci-an, nilai-nilai persyarikatan Muhammadiyah, serta sikap mental yang harus dimiliki seorang pesilat.
Guru pembina Tapak Suci SMP Muhammadiyah 4 Sukorejo, M. Ayyubi menegaskan bahwa UKT bukan semata-mata soal naik tingkat.

“Kami ingin membentuk siswa yang disiplin, berani, dan berakhlak. Tapak Suci adalah media pendidikan karakter, bukan hanya olahraga bela diri,” ujarnya lugas.
Hal senada disampaikan pelatih Tapak Suci, Supangat, yang mendampingi ujian.
Menurutnya, proses UKT melatih siswa untuk fokus, jujur pada kemampuan diri, dan bertanggung jawab atas setiap tahapan yang dijalani.
“Mental itu kunci. Jurus bisa dilatih, tapi karakter harus dibentuk sejak dini,” tegasnya.
Melalui UKT ini, pihak sekolah berharap para siswa tidak hanya meningkat secara teknis, tetapi juga semakin matang dalam sikap, akhlak, dan tanggung jawab.
Kegiatan berjalan lancar dan khidmat, sekaligus menjadi momentum menumbuhkan semangat berprestasi serta kecintaan siswa terhadap Tapak Suci Putera Muhammadiyah sebagai wadah pembinaan generasi muda yang beriman, berilmu, dan berkarakter kuat. (nadia)
