NGAMPEL,KENDALMU.OR.ID — Masih adanya pertanyaan di kalangan anggota Muhammadiyah, khususnya pegawai Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) yang baru bergabung, terkait manfaat berorganisasi menjadi perhatian Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Ngampel.
Menjawab hal tersebut, Ketua PCM Ngampel, Ustadz Abdul Ghofur, memberikan penegasan melalui Kajian Ahad Pagi Al-Ikhlas yang digelar di Aula Kecamatan Ngampel, Ahad (11/1/2026).
Kajian tersebut diikuti oleh jajaran pimpinan PCM Ngampel serta pegawai AUM se-Kecamatan Ngampel.
Dalam pemaparannya, Ustadz Abdul Ghofur menyoroti masih adanya anggapan sebagian anggota yang mempertanyakan nilai manfaat mengikuti pengajian rutin dan berinfak.
“Kadang kita bertanya, ikut ngaji tiap pekan lalu setiap ngaji mengeluarkan uang dimasukkan ke kaleng infak, manfaatnya apa? Bukankah lebih enak digunakan untuk jalan-jalan atau aktivitas lain,” ujarnya.
Ia menegaskan, Pengajian Ahad Pagi merupakan program utama PCM Ngampel yang wajib diikuti seluruh anggota.
Kegiatan ini dilaksanakan rutin setiap pukul 06.00 hingga 07.00 WIB dan menjadi sarana pembinaan ideologi, keilmuan, serta penguatan ukhuwah warga Muhammadiyah.
Menurutnya, infak yang dikeluarkan jamaah bukan sekadar nominal, melainkan memiliki nilai keberkahan.

“Berkah itu artinya bertambah. Uang Rp10 ribu mungkin hanya cukup untuk membeli kuota internet, tetapi jika diinfakkan akan bernilai lebih karena dimanfaatkan untuk perjuangan Muhammadiyah,” tegasnya.
Ustadz Abdul Ghofur menyebut, kekuatan Muhammadiyah hingga mampu bertahan dan berkembang sampai saat ini tidak lepas dari keikhlasa hingga infak anggotanya.
Dana tersebut telah melahirkan berbagai amal usaha, mulai dari rumah sakit, sekolah, hingga lembaga sosial yang sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
Selain aspek materi, keberkahan utama dari Pengajian Ahad Pagi adalah bertambahnya ilmu yang bermanfaat serta terjalinnya silaturahmi antarangota.
“Dari sini ukhuwah semakin kuat, rasa memiliki terhadap Muhammadiyah juga semakin tumbuh,” katanya.
Ia menambahkan, keberkahan hidup tidak datang dengan sendirinya, melainkan harus diupayakan.
Ustaz Ghofur menyebut lima hal yang menjadi sebab utama keberkahan, yakni ketakwaan kepada Allah SWT, kejujuran dan amanah, gemar bersedekah atau berinfak, menjadi pribadi yang saleh dan rajin berdoa, serta memastikan rezeki yang diperoleh bersumber dari yang halal.
“Semua itu bermuara pada tujuan hidup kita, sebagaimana doa yang selalu kita panjatkan, agar diberi kebaikan di dunia dan akhirat,” jelasnya.
Melalui Kajian Ahad Pagi tersebut, Ustadz Abdul Ghofur mengajak seluruh jamaah untuk semakin istiqamah mengikuti pengajian serta mengajak keluarga, saudara, dan rekan lainnya agar turut merasakan manfaat dan keberkahan dalam kegiatan Ahad Pagi PCM Ngampel. (rio)
