SUKOREJO.KENDALMU.OR.ID. Saat sebagian besar guru menikmati hari libur nasional pada Kamis, 29 Mei 2025, para guru madrasah sekawedanan Selokaton justru memilih jalan berbeda. Mereka mengikuti pelatihan pembuatan konten kreatif yang digelar Majelis Dikdasmen Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kendal di SMP Muhammadiyah 4 Sukorejo.
Pelatihan ini bertujuan membekali guru dengan keterampilan digital, khususnya dalam menciptakan konten menarik yang mampu meningkatkan engagement sekolah di era media sosial.
Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber inspiratif: Rifana Rizki Septiawan dan Rizal Imam Fauzi—keduanya guru SMP Muhammadiyah 4 Sukorejo—serta Butuk Kemisih, Kepala Sekolah SD Muhammadiyah Sukorejo. Ketiganya membagikan wawasan sekaligus praktik langsung, mulai dari pengambilan gambar, penyusunan narasi, hingga teknik editing video.

“Pelatihan ini kami rancang dengan pendekatan hands-on, agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga bisa langsung praktik dan menghasilkan karya orisinal,” ujar Rifana.
Para guru tampak antusias mengikuti setiap sesi. Dengan gawai di tangan dan semangat belajar yang tinggi, mereka menyulap hari libur menjadi ruang produktif untuk berkreasi. Hasil karya mereka pun cukup mengejutkan: video promosi sekolah yang segar, informatif, dan berjiwa muda.

Sekretaris Majelis Dikdasmen Daerah Kendal, Sutadi, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh peserta dan narasumber. Menurutnya, pelatihan ini merupakan bagian dari program berkelanjutan untuk memperkuat citra positif sekolah Muhammadiyah di masyarakat.
“Ini bukan sekadar pelatihan, tetapi bagian dari dakwah digital. Guru harus bisa mengemas keunggulan sekolahnya dalam bentuk yang menarik dan mudah diakses generasi sekarang,” katanya.
Sutadi juga menekankan pentingnya semangat belajar para guru yang rela meluangkan waktu di hari libur demi pengembangan diri.
“Dedikasi para guru ini luar biasa. Mereka membuktikan bahwa komitmen terhadap pendidikan tak mengenal hari libur. Ini semangat yang patut diteladani,” pungkasnya.
Sebagai bentuk penghargaan, Majelis Dikdasmen memberikan apresiasi khusus kepada para narasumber yang telah berkontribusi dalam pelatihan ini. Diharapkan, ilmu yang diperoleh bisa segera diterapkan untuk mendukung branding sekolah Muhammadiyah yang lebih kreatif dan relevan dengan zaman (muntz)
