WELERI. KENDALMU.OR.ID – Puluhan siswa SMK Muhammadiyah 1 Weleri antusias mengikuti kegiatan Pojok Gizi Remaja yang digelar tim dosen Universitas Muhammadiyah Kendal Batang (UMKABA) di ruang UKS sekolah, Jumat (8/5/2026).
Kegiatan tersebut menjadi penutup program “Madu Capres (Remaja Peduli Gizi, Cegah Pre Diabetes Sejak Dini)” yang menyasar peningkatan kesadaran remaja terhadap pentingnya pola hidup sehat.

Dalam kegiatan itu, siswa mendapatkan berbagai layanan kesehatan gratis, mulai dari pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar lengan atas (LILA), pemeriksaan tekanan darah, konsultasi gizi, hingga edukasi terkait konsumsi makanan dan minuman sehat.
Suasana kegiatan berlangsung aktif dengan keterlibatan langsung para siswa.

Ketua Tim Pengabdian UMKABA, Triya Ulva Kusuma menegaskan, program tersebut dirancang untuk membangun kesadaran kesehatan remaja melalui pendekatan edukasi sebaya atau peer education.
“Remaja lebih mudah menerima edukasi dari teman sebayanya. Karena itu kami membentuk duta gizi remaja agar mereka bisa menjadi penggerak pola hidup sehat di lingkungan sekolah,” tegasnya.
Program tersebut tidak hanya menghadirkan layanan kesehatan, tetapi juga membentuk duta gizi remaja dari siswa kelas X.

Para duta gizi sebelumnya telah mengikuti pelatihan intensif terkait prediabetes, gizi seimbang, konsumsi minuman manis, membaca label informasi gizi, hingga praktik pengukuran antropometri.
Para duta gizi kemudian dilibatkan langsung dalam kegiatan Pojok Gizi Remaja untuk membantu pengukuran kesehatan sekaligus mendampingi siswa lain selama kegiatan berlangsung.

Pemanfaatan ruang UKS juga diharapkan mampu menghidupkan kembali fungsi UKS sebagai pusat edukasi kesehatan yang lebih aktif dan dekat dengan siswa.
Kepala SMK Muhammadiyah 1 Weleri, Mu’aris mengapresiasi program tersebut karena dinilai memberikan manfaat nyata bagi peserta didik.
“Program ini sangat positif karena siswa tidak hanya memperoleh edukasi kesehatan, tetapi juga belajar bekerja sama, berkomunikasi, dan lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya,” ujarnya.

Program “Madu Capres” merupakan hibah pengabdian Persyarikatan yang didanai RisetMu Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah Tahun Pendanaan 2025–2026.
Tim pengabdian terdiri atas Triya Ulva Kusuma sebagai ketua tim bersama Nafilah dan Radiati Moviana sebagai anggota.
Melalui program tersebut, UMKABA berharap budaya hidup sehat dan kesadaran pencegahan penyakit metabolik dapat tumbuh di lingkungan sekolah melalui keterlibatan aktif para remaja. (ulva)
