PATEAN,KENDALMU.OR.ID – MI Muhammadiyah Pagersari menggelar Halal Bihalal dan silaturahim bersama guru, wali murid, serta tokoh masyarakat di Aula Lantai 3 madrasah setempat, Sabtu (4/4/2026).
Kegiatan yang diikuti sekitar 400 peserta ini menjadi momentum memperkuat sinergi pendidikan antara madrasah, orang tua, dan masyarakat.
Acara mengusung tema “Bersama dalam Ukhuwah, Bersinergi dalam Kebaikan” dan dihadiri jajaran Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Patean, Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Patean, Badan Pembina Harian (BPH), Komite Madrasah, pimpinan Pondok Darul Arqam, wali murid, serta guru dan karyawan MI Muhammadiyah Pagersari.

Kepala MI Muhammadiyah Pagersari, Mu’alimah, dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh wali murid dan tamu undangan sekaligus mengajak semua pihak memperkuat kerja sama dalam menghadapi tantangan pendidikan yang semakin kompleks.
“Kami berharap sinergi antara madrasah, orang tua, dan masyarakat terus diperkuat agar mampu melahirkan generasi yang lebih baik,” tegasnya.
Ketua Komite Madrasah, Agus Budi Utomo, mengapresiasi kehadiran para tamu yang dinilainya sebagai wujud nyata dukungan masyarakat terhadap kemajuan madrasah.

“Kehadiran bapak dan ibu menjadi bukti kuatnya sinergi antara madrasah dan masyarakat. Ini modal penting untuk terus menanamkan nilai kebaikan sekaligus menghadirkan inovasi pendidikan,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Patean, Ahmad Yantono, menegaskan bahwa MI Muhammadiyah Pagersari menunjukkan komitmen kuat dalam memberikan layanan pendidikan berkualitas.

Ia juga mengingatkan bahwa secara historis madrasah tersebut telah berdiri sejak 1959 dan kini memasuki usia 67 tahun.
“Madrasah ini memiliki sejarah panjang. Ke depan harus terus berkembang dan mampu mencetak kader umat yang seimbang antara iman, ihsan, dan infaq,” katanya.
Pada sesi tausiyah, Haji Sumanto menyampaikan pesan pendidikan keluarga melalui analogi empat tipe keluarga, yakni keluarga “ayam”, “bebek”, “puyuh”, dan “merpati”.

Ia menegaskan bahwa pola asuh orang tua memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan kualitas pendidikan anak. “Pola asuh yang ideal adalah kerja sama ayah dan ibu dalam membimbing anak,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, PCM Patean juga memberikan doorprize kepada wali murid yang berhasil mengkhatamkan Al-Qur’an terbanyak selama bulan Ramadan.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahim pasca-Idulfitri, tetapi juga memperkuat komitmen bersama dalam membangun pendidikan berkarakter dan bernilai keislaman. (susilo)
