SUKOREJO, KENDALMU.OR.ID — SMP Muhammadiyah 4 Sukorejo menegaskan komitmennya sebagai sekolah pembentuk karakter dengan menggelar kegiatan Kamis Darling (Kami Sadar Lingkungan), Kamis (29/1/2026).
Program ini menjadi gerakan nyata yang menanamkan kepedulian, tanggung jawab, dan akhlak lingkungan kepada siswa sebagai bagian dari pengamalan nilai-nilai Islam dan karakter Muhammadiyah.
Kegiatan Kamis Darling diawali sejak pagi melalui sedekah sampah, di mana siswa datang ke sekolah membawa botol bekas dan kardus dari rumah.
Sampah tersebut kemudian dikumpulkan, dikelola, dan dijual, dengan hasil yang dialokasikan untuk mendukung operasional dan program lingkungan sekolah.
Kepala SMP Muhammadiyah 4 Sukorejo, Dyah Rohmiyatun, menegaskan bahwa Kamis Darling bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan program kokurikuler berbasis lingkungan yang dirancang berkelanjutan.

“Kamis Darling merupakan ikhtiar sekolah untuk menciptakan suasana hijau, bersih, dan bebas sampah. Sekolah harus menjadi ruang edukasi yang nyata, bukan hanya tempat belajar teori,” tegas Dyah.
Ia menambahkan, komitmen sekolah tidak berhenti pada capaian akademik semata.
“Sekolah kami ingin melahirkan alumni yang berakhlak mulia, paham tata krama, mencintai lingkungan, sekaligus cerdas dan berprestasi,” lanjutnya.
Penguatan materi sadar lingkungan juga disampaikan oleh Wakil Ketua Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) PD ‘Aisyiyah Kendal, Maghfiroh.
Ia menegaskan bahwa kesadaran lingkungan harus ditanamkan sejak usia sekolah sebagai fondasi pembentukan karakter generasi muda.
“Sekolah memiliki peran strategis dalam membiasakan hidup bersih, hemat sumber daya, dan tanggap terhadap risiko bencana. Ini bukan pilihan, tapi kebutuhan,” ujarnya lugas.
Menurut Maghfiroh, sadar lingkungan tidak boleh berhenti pada slogan.
“Menjaga kebersihan, merawat alam, dan peduli terhadap lingkungan sekitar adalah bagian dari ibadah dan tanggung jawab manusia sebagai khalifah di bumi,” tegasnya.
Sementara itu, anggota LLHPB PD ‘Aisyiyah Kendal, Mukamimah, menambahkan bahwa program penghijauan sekolah akan memberikan dampak jangka panjang bagi seluruh warga sekolah.
“Manfaatnya mungkin tidak langsung terasa hari ini, tetapi ke depan akan dirasakan bersama, baik dari sisi kenyamanan belajar maupun tumbuhnya kesadaran menjaga lingkungan,” jelasnya.
Selama kegiatan berlangsung, siswa tampak antusias mengikuti pemaparan materi yang diselingi dengan nyanyi bersama serta pembagian doorprize, menjadikan edukasi lingkungan terasa menyenangkan dan membekas.(nadia)
