BOJA, KENDALMU.OR.ID – Ambisi besar dan semangat pantang menyerah ditunjukkan tim esports SMK Muhammadiyah 2 (Muh 2) Boja, Kendal.
Setelah hanya puas sebagai runner up di ajang Garena Youth Championship (GYC) Free Fire 2025 Regional Pekalongan, tim ini kembali menguji peruntungan di GYC Free Fire 2025 Regional Semarang.
Bertanding pada Jum’at (22/8/2025) di SMK Industri Pendidikan Teknik (IPT) Karangpanas, Kota Semarang, tim Muh 2 Boja yang beranggotakan Fajar Suliatiyanto (XII TAV), Yunida Sayen Raharja (XII TKR), Razik Mihwal Abi Faris (XI TKJ), dan Ananda Dwi Saputra (X TSM) berhasil tampil gemilang. Mereka keluar sebagai juara pertama, sekaligus membawa pulang piala dan uang pembinaan.
Guru produktif SMK Muh 2 Boja, Mahendra Eka Awantara, menyebut kemenangan ini bukan sekadar prestasi, tetapi juga modal penting untuk melangkah lebih jauh.
“Tim kami sudah punya bekal kuat untuk menghadapi tahapan berikutnya. Sebagai juara City Qualifier Semarang, otomatis mereka masuk ke Regional Stage Jateng–DIY yang digelar online pada 30 September – 23 Oktober 2025,” ungkap Mahendra.
Ia menambahkan, hanya tim terbaik dari 12 region di seluruh Indonesia yang berhak lolos ke National Qualifier. Dari situ, jalan menuju National Grand Final GYC Free Fire 2025 terbuka.
Babak pamungkas tersebut dijadwalkan berlangsung secara offline di Jakarta, 29–30 November 2025, dengan total hadiah spektakuler mencapai Rp2,1 miliar.
“Harapan kami, tim Muhammadiyah 2 Boja bisa terus melaju hingga ke Grand Final dan menjadi juara nasional. Ini sekaligus sebagai upaya mengangkat citra baik sekolah di kancah nasional,” tegasnya.
Kemenangan di Semarang ini menjadi bukti bahwa kerja keras dan semangat kompetitif siswa-siswa Muh 2 Boja mampu menorehkan prestasi membanggakan. Kini, langkah mereka tertuju pada panggung yang lebih besar, dengan harapan bisa membawa nama baik sekolah dan daerah ke level tertinggi. (fur)
