KENDAL.KENDALMU.OR.ID. Universitas Muhammadiyah Kendal Batang (UMKABA) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat.
Sebanyak 22 mahasiswa diterjunkan secara resmi untuk menjalankan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Sijeruk, Kecamatan Kendal.
Penerjunan dilakukan di Balai Kelurahan Sijeruk dan dipimpin langsung oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Eka Listiana, S.Kep., Ns., M.Kep., yang disambut hangat oleh Kepala Kelurahan Sijeruk, Ema Widiarti, S.Psi, beserta jajaran perangkat kelurahan.
Peserta KKN terdiri dari 15 mahasiswa Program Studi S1 Keperawatan, 2 mahasiswa S1 Gizi, dan 5 mahasiswa dari S1 Manajemen.
Mereka akan berada di lokasi selama 40 hari untuk melaksanakan berbagai program kerja yang dirancang sesuai kebutuhan masyarakat lokal.
KKN kali ini mengusung tema “Optimalisasi Posyandu Perempuan Menopause (Pospermen) Melalui Program Pemberdayaan Masyarakat dengan Pendekatan Health Belief untuk Meningkatkan Kesejahteraan Perempuan.”
Tema ini mencerminkan sinergi antar disiplin ilmu—keperawatan, gizi, dan manajemen—untuk mendorong perubahan sosial yang inklusif dan berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Eka Listiana menjelaskan bahwa Pospermen hadir sebagai ruang khusus bagi perempuan usia menopause untuk mendapatkan layanan kesehatan terpadu.
“Program ini tidak hanya fokus pada kesehatan fisik dan mental, tapi juga menyentuh aspek psikososial. Kami menggunakan pendekatan Health Belief Model untuk meningkatkan kesadaran dan kualitas hidup mereka,” ujarnya.
Tidak hanya di sektor kesehatan, mahasiswa dari Program Studi S1 Manajemen juga turut andil dalam merancang program peningkatan ekonomi masyarakat, terutama kelompok PKK.
Mereka akan mendampingi masyarakat dalam mengembangkan produk unggulan berbasis potensi lokal, sekaligus memberikan pelatihan branding dan pemasaran digital melalui platform e-commerce.
“Langkah ini diharapkan bisa mendorong kemandirian ekonomi keluarga dan memperluas jaringan pemasaran produk desa,” terang salah satu mahasiswa manajemen dalam diskusi pembuka program.
Dosen pembimbing menegaskan bahwa keberlanjutan program menjadi perhatian utama. Oleh karena itu, sejak awal pelaksanaan, mahasiswa akan melibatkan kader kesehatan, pengurus PKK, dan tokoh masyarakat agar program bisa dilanjutkan meski mahasiswa telah menyelesaikan masa KKN.
Adapun kegiatan yang dirancang mencakup penyuluhan kesehatan, pemeriksaan tekanan darah dan status gizi, pelatihan keterampilan usaha, pengembangan produk lokal, hingga pelatihan pemasaran digital.
Kepala Kelurahan Sijeruk, Ema Widiarti, menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa KKN UMKABA.
“Program ini sangat relevan dengan kondisi masyarakat kami, terutama dalam aspek penguatan kesehatan perempuan menopause dan pemberdayaan ekonomi PKK,” tuturnya.
Ia juga berharap keterlibatan mahasiswa mampu menginspirasi masyarakat untuk terus bergerak maju dan membangun kesadaran kolektif akan pentingnya hidup sehat dan produktif.
Dengan semangat kolaborasi lintas ilmu dan peran aktif masyarakat, mahasiswa KKN UMKABA siap menjadi motor penggerak perubahan. Misi besarnya: mewujudkan perempuan yang sehat, produktif, dan sejahtera di Kelurahan Sijeruk, Kendal.
