ROWOSARI.KENDALMU.OR.ID. Memasuki tahun ajaran baru 2025/2026 yang dimulai pada Senin, 14 Juli 2025, SMP Muhammadiyah 11 (Muhlas) Rowosari, Kendal mengawali perjalanannya dengan menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dipadukan dengan Forum Ta’aruf dan Orientasi Siswa (Fortasi) dari Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM).
Kegiatan ini menjadi pintu gerbang bagi 45 siswa baru kelas VII untuk mengenal lebih dalam dunia baru yang akan mereka masuki selama tiga tahun ke depan.
Bertempat di lingkungan sekolah, rangkaian MPLS dan Fortasi dijadwalkan berlangsung selama enam hari, hingga 19 Juli 2025.
Acara pembukaan dilakukan secara khidmat dan penuh semangat. Kepala SMP Muhlas Rowosari, Yunita Tri Setyowati, secara resmi membuka kegiatan ini dengan pengalungan ID Card peserta sebagai simbol dimulainya proses orientasi.
“Kami menyambut kalian semua dengan tangan terbuka, hati yang hangat, dan harapan besar. Kalian adalah bagian dari keluarga besar SMP Muhlas, dan kami percaya, kalian adalah generasi hebat yang sedang tumbuh,” ujar Yunita penuh antusiasme.

Ia menegaskan bahwa sebagai sekolah berbasis Muhammadiyah, Muhlas Rowosari tidak hanya berfokus pada kecerdasan akademik semata, tetapi juga mengasah akhlak mulia, kepekaan sosial, dan semangat keislaman. “Kita belajar agar bermanfaat, bukan sekadar berprestasi,” lanjutnya.
Menurut Yunita, MPLS dan Fortasi bukanlah kegiatan seremonial belaka. Kegiatan ini adalah momentum penting untuk memahami budaya sekolah, menjalin persahabatan, serta menggali dan menemukan potensi diri. Ia mengajak para siswa baru untuk memanfaatkan masa orientasi ini sebagai awal perjalanan yang penuh nilai dan makna.
“Gunakan waktu ini untuk mengenal guru, teman, aturan, dan nilai-nilai luhur yang akan menemani perjalanan kalian,” pintanya. “Mari kita mulai tahun ajaran ini dengan semangat baru, niat yang lurus, dan cita-cita yang tinggi. Bismillah, semoga Allah memberkahi langkah kita semua.”

Senada dengan itu, Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan, Donny Bastian, menyampaikan bahwa MPLS dan Fortasi adalah momentum awal pembentukan karakter, kedisiplinan, dan semangat belajar siswa baru.
“Ini adalah latihan menjadi pelajar sejati: yang tangguh, bertanggung jawab, dan berakhlak. Kami harap siswa bisa memanfaatkan waktu ini untuk belajar, bersosialisasi, dan saling berbagi pengalaman,” ungkapnya.
Untuk menunjang kegiatan, sejumlah materi telah disiapkan oleh pihak sekolah dengan melibatkan berbagai narasumber yang kompeten. Materi-materi tersebut yakni Pengenalan Visi, Misi, dan Tata Tertib Sekolah, Budaya Sekolah, Kedisiplinan, Jam Masuk, dan Aturan Berpakaian, Pengenalan Guru dan Tenaga Kependidikan, Bahaya Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA), Al Islam dan Kemuhammadiyahan oleh Sekretaris PD Pemuda Muhammadiyah Kab. Kendal, Shobaril Yuliardi, Etika Bermedia Sosial (Medsos), dan Bahaya Judi Online oleh Aiptu Pujo Utomo dari Polsek Rowosari, PBB, Berlalu Lintas dan Disiplin Jalan Raya oleh perwakilan Polsek Rowosari, Simulasi Penyelamatan dan Edukasi Kebakaran bersama Tim Rescue Pemadam Kebakaran (Damkar) Sektor Weleri.

Selama MPLS dan Fortasi di SMP Muhlas dibantu oleh jajaran Pimpinan Cabang IPM Rowosari bertindak sebagai naras umber maupun instruktur.
Dengan perpaduan materi keislaman, kedisiplinan, keamanan, hingga simulasi kebencanaan, MPLS dan Fortasi di SMP Muhlas Rowosari tidak hanya mengenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga membekali siswa dengan nilai dan keterampilan hidup yang penting.
Tahun ajaran baru pun dimulai dengan langkah yang tidak biasa—bukan sekadar mengenal, tapi juga membangun karakter sejak hari pertama. (ragil)
Kontributor : Ragil Rahmawati. Editor : Abdul Ghofur
