SEMARANG, KENDALMU.OR.ID – Sutopo, Wakil Ketua Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, mensosialisasikan penggunaan aplikasi MASA (Muhammadiyah–‘Aisyiyah Super App) dalam Pengajian Ramadan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Regional Semarang Raya, Sabtu (14/3/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di kampus Universitas Muhammadiyah Semarang dan diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah, yakni Kabupaten Kendal, Demak, Grobogan, Semarang, Kota Semarang dan Salatiga.
Dalam pemaparannya, Sekretaris Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PP Muhammadiyah, Prof Anam Sutopo menjelaskan bahwa aplikasi MASA merupakan platform digital yang dirancang untuk mengintegrasikan berbagai layanan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah dalam satu sistem.
Melalui aplikasi tersebut, warga Muhammadiyah dapat mengakses informasi organisasi, data amal usaha, hingga layanan keagamaan secara lebih mudah.
“MASA adalah ikhtiar Muhammadiyah untuk melakukan transformasi digital organisasi. Dengan aplikasi ini, warga Muhammadiyah dapat terhubung dalam satu ekosistem layanan yang terintegrasi,” ujarnya.

Ia menegaskan, digitalisasi menjadi kebutuhan penting bagi organisasi modern agar mampu menjangkau warga secara lebihluas dan cepat. Karena itu, pengembangan aplikasi MASA diharapkan dapat memperkuat jaringan komunikasi dan pelayanan Muhammadiyah di berbagai daerah.
“Ke depan, MASA tidak sekadar aplikasi informasi, tetapi menjadi pusat layanan digital Muhammadiyah yang memudahkan warga mengakses berbagai kebutuhan organisasi,” tegasnya.
Sutopo juga mengajak seluruh warga Muhammadiyah untuk mulai menggunakan dan memanfaatkan aplikasi tersebut sebagai bagian dari gerakan pembaruan organisasi.
“Kalau kita ingin Muhammadiyah terus maju dan relevan dengan perkembangan zaman, maka pemanfaatan teknologi digital seperti MASA ini harus kita dukung bersama,” katanya.
Sosialisasi aplikasi MASA menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian Pengajian Ramadan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Regional Semarang Raya tahun ini.
Selain memperkuat pemahaman keagamaan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum memperkenalkan berbagai inovasi organisasi kepada warga Muhammadiyah di tingkat daerah.(fur)
