WELERI. KENDALMU.OR.ID – Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) MTs Muhammadiyah 1 Weleri menggelar Latihan Dasar Pimpinan Ranting (LDPR) bertema “Mewujudkan Kaderisasi yang Integratif, Transformatif, dan Kreatif”.
Kegiatan ini bertujuan membentuk karakter dan jiwa kepemimpinan bagi kader IPM melalui serangkaian materi dan pelatihan praktis.
Ketua IPM MTs Muhammadiyah 1 Weleri, Rafiza, mengatakan LDPR bukan sekadar kegiatan pelatihan, tetapi wadah pembentukan karakter dan kepemimpinan pelajar Muhammadiyah.
“Di sinilah tempat kita belajar, berproses, dan menanamkan nilai-nilai Islam serta semangat pergerakan pelajar yang berkemajuan. Kader IPM harus memiliki sikap integratif, transformatif, dan kreatif,” ujarnya, Rabu (5/11/2025)

Rafiza menjelaskan, integratif berarti kaderisasi IPM mencakup pengembangan aspek intelektual, spiritual, sosial, dan moral. Transformasi mengandung makna bahwa kader IPM harus siap menjadi agen perubahan di masyarakat, sedangkan kreativitas menunjukkan kemampuan adaptif dan inovatif dalam menciptakan gagasan baru untuk kemajuan organisasi.
Ia berharap, melalui LDPR seluruh peserta mampu mengembangkan semangat juang dan tanggung jawab dalam berorganisasi.
“Jangan jadikan IPM hanya sebagai nama, tetapi jadikan sebagai ruang aktualisasi diri dan wadah pengabdian kepada Allah SWT serta umat manusia,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala MTs Muhammadiyah 1 Weleri, Sugiarto, menegaskan bahwa LDPR menjadi langkah penting dalam mencetak kader pemimpin yang berintegritas.
“Tema yang diangkat sangat relevan. Setiap manusia adalah pemimpin dan akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya. Kalian harus belajar menjadi pemimpin, dimulai dari memimpin diri sendiri,” ujarnya.
Kegiatan LDPR menghadirkan sejumlah pemateri berkompeten, di antaranya Donny Halim Mutiasa yang membawakan materi keorganisasian, Adam Dwi Nugroho tentang kepemimpinan, dan Fahril Hidayat mengenai ke-IPM-an.
Melalui pelatihan ini, PR IPM MTs Muhammadiyah 1 Weleri berharap mampu melahirkan kader pelajar yang berpikir kritis, bertindak kreatif, dan berperan aktif dalam kemajuan organisasi serta masyarakat. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kepemimpinan pelajar Muhammadiyah di tingkat sekolah. (nien islami yantika)
