WELERI. KENDALMU.OR.ID -Ratusan pimpinan dan kader Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kendal memadati auditorium lantai 8 RSI Kendal, Sabtu siang (28/2/2026), dalam Pengajian Ramadan 1447 Hijriah yang berlangsung khidmat namun sarat semangat pembaruan.
Forum ini menjadi momentum konsolidasi besar Muhammadiyah Kendal menjelang bulan suci.
Kegiatan tersebut dihadiri unsur Pimpinan Daerah Muhammadiyah, seluruh Pimpinan Cabang Muhammadiyah se-Kabupaten Kendal, organisasi otonom (Ortom) tingkat daerah, pimpinan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), hingga unsur pembantu pimpinan.
Kehadiran lintas struktur itu mempertegas tekad bersama memperkuat barisan dakwah dan pelayanan umat.
Ketua PDM Kendal, KH Ikhsan Intizan, dalam sambutannya menegaskan pentingnya memaknai kehidupan dunia secara proporsional sebagai fondasi menuju akhirat. Ia menyampaikan bahwa kehidupan dunia justru menjadi penentu nasib seseorang setelah kematian.
“Kehidupan di dunia lebih penting daripada kehidupan di akhirat, karena di sinilah penentu dan fondasinya. Apa yang kita tanam di dunia, itulah yang akan kita tuai di akhirat,” tegas Ikhsan di hadapan ratusan peserta.

Ia mengutip Surat Al-A’la ayat 17, wal akhiratu khairun wa abqa, yang berarti kehidupan akhirat itu lebih baik dan lebih kekal.
Menurutnya, ayat tersebut bukan untuk meremehkan dunia, melainkan mengingatkan bahwa dunia adalah sarana strategis untuk meraih kebahagiaan abadi.
“Jangan salah paham. Akhirat memang lebih baik dan kekal, tetapi jalan menuju ke sana ditentukan oleh kesungguhan kita menjalani kehidupan dunia. Dunia adalah ladang amal, bukan tujuan akhir,” ujarnya menegaskan.
Ikhsan juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh Pimpinan Cabang Muhammadiyah yang telah berjuang memajukan Islam melalui gerakan Muhammadiyah di berbagai lini, termasuk pendidikan, kesehatan, dan sosial kemasyarakatan.
Ia menekankan pentingnya sinergi antarcabang beserta AUM masing-masing agar tidak berjalan sendiri-sendiri.
“Sudah tidak zamannya lagi mengedepankan ego sentris. Cabang dengan AUM-nya harus bersinergi. Jangan maju dan unggul sendiri dengan meninggalkan yang lain. Kita harus maju bersama,” tandasnya.
Pengajian Ramadan 1447 H ini menghadirkan Master Trainer Edy Darmoyo sebagai narasumber utama.
Selain penguatan spiritual, forum tersebut juga menjadi ajang konsolidasi gerakan berbasis semangat Umat Terbaik Hidup Berkah (UTHB) dalam menyongsong Ramadan dengan energi baru dan arah perjuangan yang lebih solid. (heri)
