LIMBANGAN, KENDALMU.OR.ID – Muhammadiyah Children Camp (MCC) Ceria 2025 resmi digelar pada Rabu-Kamis ( 24–25 /12/2025) di Greenland Gonoharjo, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal.
Kegiatan ini diikuti sebanyak 237 anak dari 13 lembaga kesejahteraan sosial anak (LKSA), terdiri atas 8 LKSA Muhammadiyah dan 5 LKSA Aisyiyah.
Ketua Panitia MCC Ceria, Agung Kusuma, mengatakan kegiatan ini dirancang sebagai ruang pembinaan sekaligus penguatan karakter anak-anak panti melalui aktivitas edukatif dan sosial.

“MCC Ceria bertujuan untuk pengembangan diri anak, melatih kemampuan bersosial, belajar hidup mandiri, serta menumbuhkan orientasi pengembangan karier sejak dini,” ujar Agung.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi wahana membangun rasa percaya diri dan kebersamaan antaranak panti dari berbagai daerah agar saling mengenal dan menguatkan.
Sementara itu, Koordinator Bidang MPKS PDM Kendal, H. Farhan Tantowi, menekankan pentingnya semangat kebersamaan dan tolong-menolong dalam kegiatan MCC Ceria. Menurutnya, nilai tersebut menjadi fondasi utama dalam membentuk generasi penerus yang berakhlak dan berdaya.

“Kegiatan ini harus menumbuhkan semangat saling membantu dan kebersamaan. Anak-anak semua adalah calon penerus perjuangan Rasulullah Muhammad SAW sebagai rahmatan lil ‘alamin,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa Nabi Muhammad SAW merupakan yatim yang diasuh langsung oleh Allah SWT, sehingga anak-anak panti tidak perlu merasa rendah diri.

“Jangan minder, jangan merasa kecil hati. Tetaplah rendah hati dan kuatkan doa, salah satunya dengan membaca Rabbanaa hablanaa min azwaajinaa wa dzurriyaatinaa qurrata a’yun,” pesannya.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kendal, Muntoha, dalam kesempatan yang sama menyampaikan apresiasi atas peran Muhammadiyah dan Aisyiyah dalam mengelola lembaga sosial, khususnya panti asuhan.
“Alhamdulillah, lembaga panti asuhan yang dikelola Muhammadiyah dan Aisyiyah selalu dirahmati dan diridai Allah. Tidak ada yang sampai gulung tikar. Ini bentuk nyata kontribusi besar dalam membantu pemerintah Kabupaten Kendal mengentaskan persoalan anak yatim dan dhuafa,” ungkapnya.

Motivasi juga disampaikan Ketua MPKS PWM Jawa Tengah, H.M. Syamsuddin. Ia menekankan pentingnya memiliki mimpi sebagai kunci menuju kesuksesan.
“Anak-anak panti harus punya mimpi. Karena perubahan hanya akan terjadi jika kita sendiri mau berubah. Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum sebelum mereka mengubah dirinya,” ujarnya.
Ia juga mengajak peserta untuk saling mendoakan dan mengingat kebaikan sesama penghuni panti melalui sesi ice breaking. “Mari saling mendoakan, saling menguatkan, agar kita bisa sukses bersama,” tambahnya.
Kegiatan MCC Ceria 2025 turut dihadiri Ketua MKS PWA Jawa Tengah Hj. Diyah Farida Zuliani beserta jajaran, yang memberikan dukungan penuh terhadap penguatan pembinaan anak-anak panti melalui kegiatan edukatif dan inspiratif tersebut. (latifah)
