PAGERUYUNG, KENDALMU.OR.ID – Suasana penuh semangat dan kebersamaan terasa di Gedung Dakwah Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Pageruyung, Ahad (5/10/2025) pagi.
Ratusan jamaah dari berbagai unsur Muhammadiyah hadir dalam Kajian Rutin Ahad Pagi bertajuk “Ulul Albab”, sebuah forum dakwah mingguan yang menjadi sarana menambah ilmu sekaligus memperkuat keimanan warga dan masyarakat sekitar.
Kajian kali ini menghadirkan Ustaz Abiyyu Mahir Ammar dari Majelis Tabligh PWM Jawa Tengah, dengan tema mendalam: “Cara Mengesakan Allah dan Cara Bersyukur yang Sebenarnya.”
Jamaah yang hadir terdiri dari pimpinan dan anggota PCM serta PCA Pageruyung, guru dan karyawan Amal Usaha Muhammadiyah, kader Hizbul Wathan, Nasyiatul ‘Aisyiyah, hingga simpatisan Muhammadiyah.
Dalam tausiyahnya, Ustaz Abiyyu menegaskan bahwa inti keimanan seorang muslim adalah tauhid.
“Seorang mukmin harus menegakkan seluruh amalnya hanya untuk Allah semata. Allah berfirman: Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam (QS. Al-An’am: 162),” jelasnya.

Beliau menguraikan tiga dimensi tauhid: Rububiyah (meyakini Allah sebagai satu-satunya Pencipta dan Pengatur alam), Uluhiyah (menyembah hanya kepada Allah tanpa menyekutukan-Nya), dan Asma’ wa Sifat (meyakini nama dan sifat Allah sebagaimana mestinya tanpa menyerupai makhluk).
“Syirik adalah lawan dari tauhid dan termasuk dosa besar yang tidak diampuni jika tidak ditaubati,” tegas Ustaz Abiyyu.
Selain tauhid, tema besar lain yang diangkat adalah tentang bersyukur secara sempurna. Menurut beliau, syukur bukan sekadar ucapan “Alhamdulillah,” tetapi harus tercermin dalam hati, lisan, dan perbuatan.
“Orang yang sempurna syukurnya akan makin dekat dengan Allah. Ia tidak sombong atas nikmat, tidak mengeluh atas ujian, sebab ujian pun jalan menuju derajat yang lebih tinggi,” ungkapnya.
Beliau juga mengutip firman Allah dalam QS. Ibrahim ayat 7: “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu.”
Di akhir kajian, Ustaz Abiyyu berpesan agar jamaah menjaga keikhlasan dalam ibadah, memperbanyak dzikir, dan memperindah amal salih sebagai bukti nyata dari tauhid dan syukur.
Kajian Ulul Albab pagi itu memberikan pelajaran mendalam tentang mengenal Allah dengan benar dan menghargai nikmat-Nya dengan kesyukuran yang sejati.
PCM Pageruyung menegaskan komitmennya untuk terus menyelenggarakan kegiatan dakwah ini demi melahirkan umat yang berilmu, beriman, dan berakhlak mulia. (rommy)
Kontributor : Rommy Fahmi Firdaus
