MAGELANG, KENDALMU.OR.ID – SMK Muhammadiyah 3 Weleri melaksanakan kegiatan studi tiru ke SMK Muhammadiyah 1 Bandongan, Kabupaten Magelang, Kamis (15/1/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk mendorong penerapan standar unggul dalam pengelolaan sekolah sekaligus meningkatkan mutu layanan pendidikan di lingkungan Muhammadiyah.
Rombongan studi tiru dipimpin Pimpinan Dikdasmen dan Pendidikan Nonformal (PNF) Kabupaten Kendal, Inu Indarto, serta diikuti Pimpinan Cabang Muhammadiyah Weleri, jajaran Dikdasmen dan PNF Muhammadiyah Weleri, serta seluruh guru dan karyawan SMK Muhammadiyah 3 Weleri. Kedatangan rombongan disambut hangat oleh pimpinan dan civitas akademika SMK Muhammadiyah 1 Bandongan.
Ketua rombongan, Inu Indarto, menegaskan studi tiru merupakan bagian penting dari upaya peningkatan kualitas pendidikan secara berkelanjutan.
“Studi tiru ini bukan sekadar kunjungan seremonial, tetapi sarana belajar bersama untuk mendorong peningkatan manajemen sekolah, kualitas layanan pendidikan, dan daya saing lulusan SMK Muhammadiyah,” tegas Inu Indarto.
SMK Muhammadiyah 1 Bandongan dipilih sebagai lokasi studi tiru karena dinilai memiliki sejumlah keunggulan dalam pengelolaan pendidikan.
Menurut Inu, sekolah ini dikenal memiliki tata kelola manajemen yang tertib dan sistematis, budaya kerja yang kuat, serta sarana dan prasarana pembelajaran yang memadai.
Selain itu, SMK Muhammadiyah 1 Bandongan juga dikenal aktif menjalin kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) serta mengembangkan pembelajaran berbasis praktik dan karakter.

Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh pemaparan komprehensif terkait manajemen sekolah, pengelolaan sarana dan prasarana, penguatan budaya kerja, serta strategi peningkatan mutu pembelajaran dan layanan pendidikan.
Pemaparan dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif dan konstruktif.
Kepala SMK Muhammadiyah 3 Weleri menyampaikan bahwa banyak praktik baik yang relevan untuk diterapkan di sekolahnya.
“Kami mendapatkan banyak pembelajaran, terutama terkait penguatan budaya mutu, tata kelola sekolah, serta strategi meningkatkan kualitas pembelajaran. Ini akan menjadi bahan evaluasi dan pengembangan ke depan,” ujarnya.
Kepala SMK Muhammadiyah 1 Bandongan, Ariyanto, menyambut baik kegiatan studi tiru tersebut dan menegaskan komitmennya untuk berbagi pengalaman demi kemajuan pendidikan Muhammadiyah.
“Kami terbuka untuk berbagi praktik baik. Sinergi antar sekolah Muhammadiyah sangat penting untuk mencetak generasi yang unggul dan berdaya saing,” ujar salah satu pimpinan sekolah.
Melalui kegiatan ini, SMK Muhammadiyah 3 Weleri diharapkan mampu mengadopsi dan menyesuaikan praktik-praktik terbaik yang telah diterapkan di SMK Muhammadiyah 1 Bandongan, sehingga peningkatan mutu pendidikan dapat terwujud secara berkelanjutan. (nana)
