LIMBANGAN.KENDALMU.OR.ID. Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Kaliwungu menggelar pengkaderan Baitul Arqam (BA) sebagai bagian dari upaya penguatan ideologi dan pengembangan sumber daya insani.
Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, Kamis hingga Jum’at (29–30/5/2025), di kawasan wisata Nglimut, Gonoharjo, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal.
Mengusung tema “Internalisasi Ideologi Muhammadiyah dalam Peningkatan SDM Islami yang Berkemajuan”, kegiatan ini diikuti 100 peserta, terdiri dari unsur PCM dan PCA Kaliwungu. Pembukaan dilakukan langsung oleh Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kendal, Maryono, yang menegaskan pentingnya Baitul Arqam sebagai media strategis dalam pembinaan kader.

“Baitul Arqam merupakan media penguatan ideologi Al-Islam dan Kemuhammadiyahan yang mampu menambah wawasan bagi peserta dalam berorganisasi,” ujar Maryono dalam sambutannya.
Menurutnya, Baitul Arqam bukan sekadar rutinitas formal, melainkan wadah penyadaran ideologis agar kader Muhammadiyah memiliki pemahaman yang mendalam serta penghayatan atas nilai-nilai Islam berkemajuan.
Ia berharap, para peserta dapat menginternalisasi ajaran Muhammadiyah hingga menjadi karakter yang melekat dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya berharap, sepulang dari Baitul Arqam ini, peserta membawa semangat baru untuk bergerak, bukan hanya dalam lingkup persyarikatan, tetapi juga dalam peran nyata membangun umat,” imbuh Maryono.
Sementara itu, Ketua PCM Kaliwungu, Asyiqien Humam, menyampaikan bahwa Baitul Arqam menjadi media penguatan kedisiplinan dan semangat berorganisasi sesuai nilai-nilai Islam dan Muhammadiyah.

“Proses internalisasi nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan berarti menjadikan ajaran itu bukan sekadar pengetahuan, tetapi bagian dari jiwa, sikap, dan laku hidup kader,” jelasnya.
Ia mengingatkan bahwa kader Muhammadiyah harus memiliki keimanan yang kuat dan tahan uji dalam menghadapi cobaan, serta menjadi pribadi yang memberi manfaat seperti matahari yang menyinari tanpa mengharap imbalan.

Ketua Majelis Pembina Kader Sumber Daya Insani (MPKSDI) PCM Kaliwungu, Arif Kurnia Rahman, menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi langkah penting dalam penguatan kaderisasi dan pengembangan SDM yang berkomitmen terhadap nilai-nilai persyarikatan.
“Pelatihan ini tidak hanya fokus pada ideologi dan keislaman, tetapi juga menumbuhkan semangat berorganisasi di kalangan pimpinan dan karyawan AUM (Amal Usaha Muhammadiyah),” katanya.

Ia berharap para peserta memperoleh bekal pengetahuan organisasi yang memadai, serta mampu menginternalisasikan cita-cita Muhammadiyah dalam kehidupan pribadi maupun kolektif.
Selama kegiatan, para peserta mendapat pembekalan dari narasumber kompeten, di antaranya:

Ketua PDM Kendal KH. Ikhsan Intizam (Al-Islam dan Kemuhammadiyahan), Wakil Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PDM Kendal Ustadz Mahtum Ali Samhari (Tuntunan Ibadah sesuai Manhaj Tarjih), Wakil Sekretaris III Majelis Tabligh PP Muhammadiyah Fida Afif (Risalah Islam Berkemajuan), Ketua LPUMKM PWM Jateng Khafid Sirotudin (Kepemimpinan dan Problem Solving), dan Ketua MPKSDI PDM Kendal Edy Hansa (Dinamika dan Manajemen Organisasi)
Dengan semangat kebersamaan dan ketulusan berkhidmat, Baitul Arqam di lereng Nglimut ini diharapkan menjadi pemantik semangat baru bagi kader Muhammadiyah Kaliwungu untuk terus melangkah dalam gerakan dakwah dan tajdid, demi Islam yang mencerahkan dan berkemajuan. (fur)
