KENDAL, KENDALMU.OR.ID — Sebanyak 83 laporan masyarakat masuk ke layanan Call Center 110 Polres Kendal selama pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026 sejak 13 Maret 2026. Dari jumlah tersebut, 81 laporan berhasil ditangani cepat, sementara dua lainnya tidak terjawab.
Di balik kelancaran arus mudik, operator 110 bekerja tanpa henti selama 24 jam, menjadi garda terdepan yang tak terlihat dalam merespons setiap aduan masyarakat dan pemudik.
Beragam laporan diterima, mulai dari pemudik tersesat, kendaraan mogok, hingga kecelakaan lalu lintas. Seluruh laporan langsung diteruskan ke petugas lapangan untuk ditangani secara cepat dan terukur.
Operator Call Center 110 Polres Kendal, Aiptu Sudarto, menegaskan pihaknya bekerja tanpa jeda demi memastikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.
“Setiap laporan masuk langsung kami tindak lanjuti saat itu juga. Kami koordinasikan dengan petugas di lapangan. Layanan ini gratis, tidak dipungut biaya. Kami siap melayani dengan cepat dan penuh empati,” tegasnya.
Kapolres Kendal AKBP Hendry Susanto Sianipar menegaskan, layanan 110 menjadi bukti nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya pada momen krusial arus mudik Lebaran.
“Layanan 110 adalah wujud kehadiran negara. Kami pastikan tidak ada pemudik yang merasa sendirian saat menghadapi kendala di perjalanan,” ujarnya lugas.
Ia menekankan, kecepatan respons petugas yang didukung laporan masyarakat menjadi kunci utama suksesnya pengamanan mudik tahun ini.
Polres Kendal pun mengimbau masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan layanan Call Center 110 saat membutuhkan bantuan, demi menjaga situasi mudik tetap aman (fur)
