KENDAL, KENDALMU.OR.ID — SMA Muhammadiyah 1 Weleri atau Muhammadiyah Boarding School (MBS) kembali menorehkan prestasi membanggakan.
Sebanyak 75 persen lulusan kelas XII tahun ajaran 2026 berhasil diterima di perguruan tinggi negeri, sekaligus mencatat capaian hafalan Al-Qur’an hingga 16 juz.
Prestasi tersebut disampaikan dalam acara pelepasan 32 siswa kelas XII yang berlangsung di ruang paripurna Gedung DPRD Kendal, Kamis (14/5/2026).
Kegiatan dihadiri pimpinan sekolah, guru, wali murid, serta tamu undangan.
Dari total lulusan, sebanyak 24 siswa diterima melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Prestasi Akadenik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN), sementara dua siswa lainnya lolos melalui jalur Assesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK), dan sisanya ke PTS, antara lain ke Universitas Muhammadiyah Kendal Batang (Umkaba).

Capaian itu dinilai menjadi bukti meningkatnya kualitas pendidikan akademik berbasis MBS.
Kepala SMA Muhammadiyah 1 Weleri, Heri Setiawan mengatakan, transformasi sekolah menjadi Muhammadiyah Boarding School membawa dampak positif terhadap pembentukan karakter dan kualitas akademik siswa.
“Ini bukan sekadar angka kelulusan, tetapi bukti bahwa siswa MBS mampu bersaing secara akademik sekaligus memiliki pondasi keagamaan yang kuat,” tegasnya.
Tak hanya unggul di bidang akademik, para siswa juga mencatat capaian luar biasa dalam program tahfiz Al-Qur’an.
Sejumlah siswa berhasil melampaui target hafalan yang ditetapkan sekolah.
“Ada siswa yang hafal hingga 16 juz. Banyak juga yang mencapai 10 juz, padahal standar sekolah hanya tiga juz. Ini hasil perjuangan panjang dan kesungguhan anak-anak,” katanya.
Menurut Heri, keberhasilan tersebut diraih melalui proses disiplin dan pembinaan intensif di lingkungan boarding school.
Ia berharap para lulusan tetap menjaga kedekatan dengan Al-Qur’an meski melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
“Kalau hidup dekat dengan Al-Qur’an, InsyaAllah hidup akan lebih terarah, dimudahkan, dan penuh keberkahan,” tuturnya.
Wakil Ketua PCM Weleri, Syaefudin Maskuri mengaku merasakan langsung manfaat program kaderisasi tahfiz yang dikembangkan SMA Muhammadiyah 1 Weleri berbasis Muhammadiyah Boarding School (MBS).
Menurutnya, banyak mereka sebelum lulusan MBS aktif mengabdi di tengah masyarakat sebagai imam masjid di wilayah Kecamatan Weleri.

“Saya sering meminta sekolah menyiapkan imam untuk masjid-masjid di Weleri dan selalu dibantu. Ini bukti pendidikan MBS memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Tak hanya menjadi imam salat, lanjut Syaefudin, sejumlah siswa MBS juga telah memiliki kemampuan menyampaikan khutbah Jumat dengan baik dan lancar.
“Ini keterampilan langka yang jarang dimiliki siswa tingkat SLTA. Anak-anak MBS bukan hanya mampu menjadi imam, tetapi juga percaya diri dan lancar dalam menyampaikan khutbah Jumat,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua PDM Kendal, Samsul Hidayat mengatakan, keberadaan SMA Muhammadiyah 1 Weleri berbasis MBS menjadi pilihan tepat bagi masyarakat karena mampu memadukan pendidikan umum dengan penguatan pendidikan agama, khususnya tahfiz Al-Qur’an.
“Sekolah ini tidak hanya mencetak siswa yang memahami ilmu umum, tetapi juga memiliki bekal keagamaan yang kuat, terutama dalam tahfiz Al-Qur’an,” katanya.
Ia berharap pengelola sekolah terus meningkatkan kualitas maupun kuantitas layanan pendidikan agar kepercayaan masyarakat semakin meningkat dan berdampak pada bertambahnya jumlah peserta didik.
Selain itu, Samsul mengingatkan para lulusan bahwa kelulusan dari SMA Muhammadiyah/MBS bukan akhir proses belajar, melainkan pintu masuk menuju dunia pendidikan yang lebih tinggi.
“Kalian akan memasuki dunia perkuliahan dengan proses pembelajaran yang berbeda. Kuliah membutuhkan kedewasaan, tanggung jawab, dan kesungguhan untuk meraih cita-cita yang lebih besar,” ujarnya.
Menurutnya, pendidikan tinggi menjadi langkah penting bagi para lulusan untuk membuka peluang masa depan yang lebih baik.
“Dengan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, kami berharap cita-cita kalian bisa tercapai dan menjadi generasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.(fur)
