WELERI. KENDALMU.OR.ID. Dakwah Muhammadiyah di bidang kesehatan melalui Klinik Pratama (KP) merupakan bagian dari upaya persyarikatan untuk memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau kepada masyarakat.
Seperti yang dilakukan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Weleri meresmikan Klinik Pratama untuk menyebarkan nilai-nilai Islam serta memberikan layanan kesehatan yang tidak hanya bagi anggota Muhammadiyah tetapi juga untuk masyarakat umum.
Klinik Pratama (KL) PCM Weleri yang terletak di Jl. DR. Soetomo 75 Penyangkringan, Weleri diresmikan di sela pengajian Ahad pagi, (6/4/2025) ditandai dengan penekanan sirine bersama oleh Ketua PCM Weleri, Ali Mu’zi, Ketua Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) Kendal, Taufik Husein, Ketua PD Muhammadiyah Kendal, KH Ikhsan Intizam, Camat Weleri, Dwi Cahyono Suryo, dan Kepala Puskesmas Weleri 1, dr. Nancy Wardhani.

Ketua PCM Weleri, Ali Mu’zi mengatakan peresmian klinik ini merupakan wujud nyata dari semangat amar makruf nahi mungkar, yakni mengajak kepada kebaikan dengan menghadirkan layanan kesehatan yang mudah diakses dan berkualitas.
“Mengajak kebaikan dalam kontek kesehatan bermakna menjaga kesehtan tubuh, lingkungan dan masyarakat,” kata Ali.
Dikatakan, Klinik Pratama Weleri memberikan layanan kesehatan yang dibutuhkan tidak hanya bagi anggota Muhammadiyah tetapi juga untuk masyarakat umum.
Ali Mu’zi berharap KP PCM Weleri dapat memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas, sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di sekitarnya.
“Karena hal ini sejalan dengan tujuan Muhammadiyah untuk berkontribusi pada kesehatan umat,” ujarnya.
Sementara itu Kepala Klinik Pratama PCM Weleri, dr. Tutik Nur Faizah menyatakan kesiapannya seluruh pegawai KP memberi layanan kesehatan terbaik, karena Amal Usaha Muhammadiyah Bidang Kesehatan ini diancang untuk melayani berbagai kebutuhan dasar kesehatan.
“Kami siap melayani kebutuhan dasar kesehatan, seperti pemeriksaan umum, konsultasi dokter, layanan imunisasi, khitan, dan program kesehatan ibu dan anak,” kata Tutik.
Diharapkan kehadiran KP PCM Weleri berharap dapat memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang kurang mampu.
“Dengan menyediakan layanan yang terjangkau dan berkualitas, diharapkan lebih banyak warga dapat memanfaatkan fasilitas kesehatan ini,” pintanya.

Sedangkan dokter spesialis syaraf RSI Muhammadiyah Kendal dr. Rizal Nur Rohman, Sp.N dalam tausiyahnya menyampaikan cara mengenali gejala stroke dan tips pencegahannya.
Stroke, kata dr Rizal, bisa terjadi diantaranya karene kelemahan mendadak pada satu sisi tubuh, termasuk wajah, lengan, atau kaki. Ini sering ditandai dengan wajah yang tidak simetris saat tersenyum.
“Stroke yang menimpa wajah mengalami kesulitan dalam berbicara atau memahami ucapan. Penderita mungkin berbicara cadel atau tidak dapat berbicara sama sekali,” ungkapnya.
Menurutnya, pencegahan stroke melibatkan perubahan gaya hidup dan pengelolaan kondisi kesehatan tertentu.
“Kontrol tekanan darah agar tetap dalam batas normal. Hipertensi adalah faktor risiko utama untuk stroke,” terang dr Rizal.
Adapun tips mencegak stroke menurut dr Rizal dapat dilakukan dengan menghilangkan kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol berlebihan yang dapat meningkatkan risiko terkena stroke.
“Mengelola berat badan melalui pola makan sehat dan olahraga teratur dapat mengurangi risiko stroke,” ujarnya.

Turut hadir dalam peresmian KP ini antara lain jajaran PCM Weleri, Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) se Weleri, Unsur Pembantu Peimpinan (UPP) dan ratusan masyarakat umum.
Salah satu warga mengungkapkan gedung ini dulu Balai Kesejahteraan Sosial (Bakesos) berfungsi sebagai markas layanan sosial kepada masyarakat, terutama bagi kelompok yang terpinggirkan dan membutuhkan bantuan.
“Dulu tempat ini adalah Bakesos yang membantu banyak warga, dan sekarang hadir lagi sebagai klinik yang lebih modern,” kata salah satu warga yang tidak bersedia disebut namanya.
Dia menilai dengan diresmikannya Klinik Pratama PCM Weleri, Muhammadiyah kembali menunjukkan komitmennya dalam bidang kesehatan dan sosial, dan diharapkan dapat menjadi solusi bagi masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan berkualitas dengan pendekatan Islami yang humanis dan profesional. (bagas)
Kontributor : Bagas Khaeril Anwar
Editor : Abdul Ghofur
