WELERI.KENDALMU.OR.ID. Sebanyak 410 siswa kelas XII SMK Muhammadiyah 3 (Muga) Weleri, Kabupaten Kendal, resmi dilepas oleh pihak sekolah dalam sebuah acara seremonial yang digelar di Pendopo Agung sekolah, Kamis (15/5/2025).
Acara tersebut menjadi momen haru sekaligus penuh kebanggaan karena sebagian lulusan telah diterima bekerja, berwirausaha, maupun melanjutkan studi ke perguruan tinggi.
Para siswa tersebut berasal dari enam jurusan, yakni Farmasi (69 siswa), Desain Komunikasi Visual (59 siswa), Teknik Audio Video (42 siswa), Teknik Sepeda Motor (88 siswa), Teknik Komputer dan Jaringan (66 siswa), serta Teknik Kendaraan Ringan (86 siswa).

Kepala SMK Muga Weleri, Maulana Malik Ibrohim, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada para orang tua dan wali murid yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada SMK Muga selama tiga tahun terakhir.
“Kami sangat bangga atas amanah yang diberikan. Dalam suka dan duka kami mendampingi, membimbing, dan mendidik mereka hingga hari ini tiba saatnya kami menyerahkan kembali anak-anak kepada orang tua masing-masing,” ujarnya.

Proses pelepasan siswa ditandai dengan pengalungan samir serta penyerahan ijazah dan sertifikat kelulusan oleh masing-masing wali kelas, didampingi para orang tua siswa.
Maulana mengungkapkan bahwa hingga saat ini jumlah siswa SMK Muga mencapai 1.273 orang, tersebar di enam jurusan.

Dalam laporan kelulusannya, ia menyebut sebanyak 25 siswa telah diterima bekerja di Kramayuda Motor Indonesia, puluhan lainnya sudah bekerja di Kawasan Industri Kendal (KIK) dan Kawasan Industri Wijayakusuma Semarang.
Selain itu, sembilan siswa tercatat memulai usaha mandiri, lima siswa berhasil diterima di perguruan tinggi ternama seperti Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), dan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Sebanyak 20 siswa saat ini tengah menunggu proses wawancara kerja, dan 17 siswa lainnya menunggu hasil seleksi masuk perguruan tinggi negeri. Sementara itu, delapan siswa sedang mengikuti program magang di Jepang.

Kepada para lulusan, Maulana berpesan agar tetap menjaga nama baik almamater di mana pun berada.
“Teruskan kebiasaan-kebiasaan baik selama di sekolah seperti tadarus Al-Qur’an, salat berjamaah, infaq, sedekah, serta budaya salaman pagi. Jadilah pribadi yang berakhlak mulia dan mampu mengamalkan ilmu yang telah didapat,” pesannya.
Di akhir sambutan, Maulana juga mengajak para lulusan untuk turut membantu promosi sekolah dengan menginformasikan kepada adik, tetangga, atau saudara yang ingin melanjutkan pendidikan ke SMK untuk memilih SMK Muhammadiyah 3 Weleri.
Ia menargetkan penerimaan 450 siswa baru untuk tahun ajaran 2025/2026.
“Hingga saat ini sudah ada 210 siswa baru yang mendaftar. Masih terbuka kesempatan bagi 240 calon siswa lainnya untuk bergabung dengan keluarga besar SMK Muhammadiyah 3 Weleri,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Dikdasmen dan Pendidikan Nonformal (PNF) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Weleri, Waluyo Hadi, turut menyampaikan rasa bahagia dan bangganya atas kelulusan para siswa kelas XII. Ia menilai momen pelepasan ini sekaligus menjadi bukti bahwa para siswa telah menyelesaikan masa belajar dengan baik.
“Secara implisit, pelepasan ini menandakan bahwa siswa-siswi sudah dinyatakan lulus. Apalagi tadi disampaikan bahwa banyak dari mereka sudah bekerja di dunia industri maupun memulai usaha sendiri. Ini sejalan dengan tujuan pendidikan SMK yang memang diarahkan ke dunia kerja, meskipun tetap terbuka kesempatan untuk studi lanjut,” ungkap Waluyo.
Ia juga menyoroti pentingnya pendidikan praktik di SMK, yang menurutnya tak hanya fokus pada teori, tetapi juga menekankan keterampilan langsung melalui kegiatan magang di dunia industri. Karena itu, ia mengajak semua pihak untuk memaklumi apabila masih ada kekurangan selama proses pembelajaran berlangsung.
“Proses pendidikan di SMK memang tidak lepas dari tantangan. Wajar bila ada kekurangan, selama masih dalam konteks dunia kerja dan pembelajaran,” ujarnya.
Kepada para orang tua, Waluyo Hadi mengingatkan bahwa tanggung jawab pendidikan tidak hanya berada di tangan guru, melainkan juga melekat pada peran keluarga. Ia menyadari bahwa tidak semua jurusan yang dipilih siswa dapat memenuhi harapan sepenuhnya.

“Putra-putri panjenengan masih harus terus belajar. Maka kami berharap orang tua tetap mendampingi, membimbing, dan memantau perkembangan anak-anaknya,” kata Waluyo.
Ia juga menekankan pentingnya melanjutkan pembiasaan-pembiasaan baik yang sudah tertanam selama di sekolah, terutama kebiasaan ibadah. “Selama di sekolah, salat dilaksanakan secara berjamaah. Kami mohon agar hal ini tetap dipertahankan di rumah, misalnya salat berjamaah di musholla atau masjid terdekat,” pintanya.
Terkait penerimaan peserta didik baru tahun ajaran 2025/2026, Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Weleri menyatakan dukungan penuh terhadap upaya Kepala SMK Muga Weleri dalam mengajak para alumni untuk turut menyebarluaskan informasi pendaftaran kepada keluarga dan lingkungan sekitar.
“Kami mendukung langkah sekolah untuk menjadikan alumni sebagai bagian dari promosi. Kami berharap adik, kerabat, maupun tetangga yang lulus dari SMP atau MTs dapat melanjutkan pendidikan di SMK Muhammadiyah 3 Weleri,” tutup Waluyo Hadi. (fur)
