RINGINARUM.KENDALMU.OR.ID. Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kendal menggelar Musyawarah Pimpinan Daerah (Musypimda) ke-1 tahun 2025 sebagai tindak lanjut dari Musypimwil ‘Aisyiyah Jawa Tengah yang telah berlangsung di Semarang, 22–23 Februari lalu.
Musypimda digelar sehari penuh pada Ahad (18/5/2025) di MI Muhammadiyah Caruban, Ringinarum, dengan mengusung tema “Dinamisasi Perempuan Berkemajuan Menuju Indonesia Berkeadilan.”

Ketua PDA Kendal, Nurul Qomariyah, menjelaskan bahwa Musypimda merupakan forum permusyawaratan strategis yang berada di bawah Musyawarah Daerah (Musyda). Forum ini menjadi penting karena berfungsi sebagai sarana evaluasi dan refleksi atas pelaksanaan program kerja sejak Musyda terakhir untuk periode 2022–2027 yang digelar di Patean.
“Musypimda ini menjadi momentum bagi ‘Aisyiyah Kendal untuk memotret capaian, kemajuan, kontribusi, dan tantangan organisasi. Evaluasi semacam ini harus menjadi siklus reguler dalam tubuh organisasi modern seperti ‘Aisyiyah,” ungkap Nurul.

Salah satu hal yang menjadi sorotan dalam Musypimda kali ini adalah pentingnya penguatan ideologi Muhammadiyah melalui pengkaderan Baitul Arqam.
Nurul menekankan bahwa seluruh pimpinan dan anggota ‘Aisyiyah dari berbagai level, termasuk cabang, ranting, hingga tenaga kerja/ karyawan di amal usaha ‘Aisyiyah seperti PAUD, lembaga kesehatan (RS PKU ‘Aisyiyah dan Klinik Pratama RSI2), serta Panti Asuhan perlu mengikuti Baitul Arqam sebagai bagian dari penguatan ideologi Islam dan kemuhammadiyahan.

“Ini bukan hanya tentang program rutin, tetapi bagaimana organisasi terus bergerak dinamis, menyatu dalam visi dakwah, oleh karena itu Musypimda ini menghadirkan utusan dari kader-kader muda yang siap melanjutkan perjuangan seperti Nasyiatul ‘Aisyiyah, IMMAWATI, dan IPMAWATI,” lanjutnya.
Selain itu, Musypimda juga diharapkan mampu memperkuat sinergi antara program PDA dengan PCA (Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah) se-Kabupaten Kendal, agar gerak langkah organisasi semakin terkoordinasi dan berkesinambungan.
Sekretaris PDA Kendal, Endang Nuraini, menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh sekitar 155 peserta, terdiri dari anggota PDA, Ketua dan Sekretaris PCA, serta Wakil Pimpinan Cabang dan Ranting se-Kabupaten Kendal, serta utusan Ottoman perempuan tingkat daerah.

Endang menjelaskan, terdapat tiga agenda utama dalam Musypimda, yakni penyampaian laporan pertanggungjawaban PDA 2023-2025, Dinamika Cabang dan Ranting, serta sidang komisi.
“Ada tiga komisi yang dibentuk. Komisi A membahas Majelis Tabligh dan Ketarjihan, Majelis Pendidikan Kader, Majelis Kesehatan, dan Hukum HAM. Komisi B membahas Majelis PAUDDASMEN, Lembaga Budaya, Seni, dan Olahraga, serta Lembaga Penelitian dan Pengembangan ‘Aisyiyah. Adapun Komisi C fokus pada Majelis Kesejahteraan Sosial, Majelis Ekonomi dan Ketenagakerjaan, serta Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana,” terang Endang.
Musypimda diharapkan menghasilkan keputusan-keputusan strategis yang dapat diimplementasikan dalam sisa periode kepemimpinan hingga tahun 2027, sekaligus memperkuat peran ‘Aisyiyah Kendal sebagai motor penggerak perempuan berkemajuan di tengah masyarakat.

Selain membahas agenda internal organisasi, dalam Musypimda juga disampaikan penghargaan dari Majelis Kesehatan untuk Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah Plantungan yang memeroleh akseptor KB terbanyak dalam kegiatan Bakti Sosial KB sekaligus menyambut Milad ke-108 ‘Aisyiyah yang jatuh pada 19 Mei 2025. Kegiatan pemberdayaan perempuan melalui program kesehatan keluarga.
Salah satu kegiatan utama adalah Safari Keluarga Berencana (KB). Program ini menjadi bagian dari kontribusi nyata ‘Aisyiyah dalam mendukung kesehatan reproduksi dan ketahanan keluarga di masyarakat.
PDA Kendal menegaskan komitmennya untuk terus menguatkan peran ‘Aisyiyah sebagai gerakan perempuan Islam berkemajuan yang aktif menjawab tantangan zaman dan hadir di tengah masyarakat dengan solusi nyata. (fur)
